BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

What Do You Like In This Blog?

Top Post

Tampilkan postingan dengan label Artis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Agustus 2011

Big Tit Cream Pie (DVD - 2009)

Big Tit Cream Pie - Front Cover

Starring: Eva Angelina, Priya Rai, Rachel Roxxx, Savanah Gold, Veronica Rayne
Studio: BangBros
Series: Big Tit Cream Pie
Genre: Gonzo (Crazy), Busty (Big Breast), Beautiful Breast, Cream Pie, SexSex, Anal Cream Pie, Doggy Style
Release Date: 05/19/2009

password
www.MediaFirePorn.us.ms


Minggu, 19 Desember 2010

Carissa Putri XXX: Ayat-ayat Bercinta


Sebuah mobil menelusuri ramainya jalan raya ibu kota ketika hujan lebat. Di dalam mobil itu terlihat seorang gadis yang sedang nyetir sambil asyik mendengarkan hentakan musik. Gadis berwajah Indo itu tidak lain adalah Carissa Putri, artis cantik yang mempunyai bentuk tubuh yang bila dipandang membuat cowok-cowok menelan ludah.
Nama Carissa mulai terkenal sejak ia membintangi film Ayat-ayat Cinta, popularitasnya makin meroket setelah membintangi sejumlah film lain, sinetron dan iklan serta menjadi ikon sebuah program pelangsing tubuh.
“Ihh…udah ujan…macet lagi…” gerutu Carissa dalam hati karena kesal jalanan macet terus sejak tadi, hal yang biasa di ibukota kalau jam-jam bubaran kerja seperti ini.
“Kalau begini terus, kapan nyampai rumah” Carissa terus menerus ngomel sendirian. Semakin lama Carissa semakin bete, sehingga musik yang tadinya tidak begitu keras sekarang volumenya ditambah hingga suara musiknya terdengar sampai keluar mobil.
“Akhirnya…yes!” Carissa berkata sambil menghela nafas panjang merasa lega karena sudah keluar dari kemacetan dengan cara mengambil jalan lain.

Ia terpaksa mengambil jalan alternatif meskipun rutenya lebih panjang dari pada jalan yang biasa ditempuh sehari-hari, namun setidaknya dapat menghindari macet dan lebih menghemat waktu bila di jalan biasa sedang macet seperti sekarang. Mobil yang dikendarainya sudah mulai masuk pinggiran ibukota, jalannya agak rusak berlubang dan sekitarnya juga sangat sepi, hanya terlihat ladang ditumbuhi pepohonan dan tanah-tanah kosong di sepanjang jalan, bahkan Carissa jarang bertemu dan berpapasan dengan kendaraan lain. Ternyata kondisi hari ini memang tidak berpihak kepadanya. Carissa yang tadi mengira bisa sampai di rumah dengan cepat, ternyata jauh di luar dugaannya, mobilnya tiba-tiba mengalami mati mesin.
“Lho…kenapa lagi ni mobil?” Carissa kebingungan sambil berusaha menghidupkan mobilnya yang ternyata tidak bisa hidup lagi.
“Ohh…my…god…not here” gerutu Carissa lebih kesal lagi dari pada kena macet tadi.
“Tadi macet…sekarang mobil mogok…sial…!!! Mana sepi banget lagi” Carissa terus menerus ngomel-ngomel sendiri.
Carissa pun akhirnya keluar dari mobil sambil melihat kanan kiri mencari orang yang bisa dimintai tolong, tetapi dia tidak menemukan siapa-siapa. Ia pun masuk kembali ke dalam mobilnya mencari handphone. Sekali lagi situasi hari ini memang tidak sedang berpihak padanya karena tiba-tiba handphone Carissa lowbat.

“Ohh…shitttt….!!!” dengan hati panas ia melemparkan HP itu ke jok sebelah
Carissa dilanda rasa kesal bercampur bingung harus bagaimana. Matahari sudah tidak nampak lagi, karena habis hujan ditambah hari sudah sore. Situasi ini tentu menambah kebingungan Carissa yang sedang takut kemalaman di situ. Ia membayangkan selesai syuting hari ini dirinya dapat santai berendam di bathtub bukannya terperangkap di jalan gara-gara mogok seperti ini. Kemudian dengan terpaksa artis cantik itu pun memberanikan diri berjalan kaki untuk mencari bantuan. Setelah sekian lama berjalan kaki, Carissa belum juga bertemu seseorang yang bisa dimintai pertolongan. Tapi tidak lama kemudian dari kejauhan Carissa melihat ada rumah kecil semacam pos ronda. Dengan perasaan lega Carissa berlari menuju rumah tersebut supaya cepat mendapat bantuan. Di tempat itu sendiri tiga pria sedang asyik bermain domino sambil ditemani rokok, kopi panas, dan alunan lagu dangdut dari radio. Mereka masing-masing adalah Baron, seorang kuli angkut di pelabuhan yang bertubuh kekar dan lengannya bertato; Parjo, seorang hansip kampung berbibir monyong dan bertubuh kurus tinggi; dan Wanto, pengangguran yang kerjanya tidak tetap, penampilannya paling lusuh dibanding kedua temannya, dengan kaos merah dari sebuah partai bekas kampanye dan sarung yang sudah belel, wajahnya mengingatkan pada si Ucup di Bajaj Bajuri.
“Ehh…Jo…Jo…liat tuh ada yang ke sini, wuih cewek cakep loh, wah bidadari turun dari langit ini sih namanya” kata Baron melihat seseorang mendekat ke tempat mereka ketika menunggu Parjo berpikir kartu mana yang akan ia keluarkan.

“Mana Ron??” Parjo yang tadi duduk santai segera menengok ke belakang dan berdiri memfokuskan pandangannya ke arah yang dimaksud temannya itu.
“Mana…mana???” Wanto ikut-ikutan dengan antusias melihat ke arah yang ditunjuk.
Ketiganya langsung terpana melihat gadis yang datang itu. Seampainya di pos tersebut, Carissa langsung menyapa memberi salam kepada mereka bertiga.
“Sore pak…!!” sapanya dengan nafas sedikit terengah-engah.
“Sore juga Non, ada yang bisa saya bantu?” Baron menawarkan bantuan kepada Carissa.
“Ee…gini pak, mobil saya mogok. Apa ada yang bisa memperbaiki mobil, atau mungkin punya HP untuk menghubungi orang, punya saya habis batere” Carissa menjelaskan keadaannya.

Ia merasa agak risih dengan pandangan mereka yang menelanjanginya, namun apa boleh buat, karena nampaknya tidak ada orang lain lagi selain mereka yang bisa dimintai tolong. Saat itu ia memakai kaos lengan pendek dengan rok berbahan jeans yang menggantung sepuluh centi di atas lutut sehingga memperlihatkan bentuk kakinya yang indah itu.

“Sebentar…bentar…Non ini kayanya saya pernah liat ya? Siapa ya? Artis ya?” Parjo bertanya sambil mengingat-ingat dan menatapi Carissa dari atas hingga bawah.

“Iya bener…kalo ga salah, ooohhh….Non yang main di Ayat-ayat Cinta kan!!??” Wanto berhasil mengingatnya dan setengah berteriak seperti menemukan emas di jalan.

“Nnggg…iya…iya bener” jawab Carissa tak bisa lagi menyembunyikan jati dirinya, memang inilah risiko seorang publik figure, kemana-mana selalu ada yang mengenalinya.

“Owalah…Non artis toh, pantes cantik gini…kok bisa sih nyasar sampe sini Non?” tanya Baron sambil senyum-senyum mengagumi kecantikan Carissa.

“Eeeemm itu…saya tadinya mau ambil jalan alternatif Pak, nggak taunya nyasar terus mogok lagi…tolong Pak saya harus cepet pulang, kalau ada hape saya bisa hubungin orang di rumah”

“Oo…ada Non, ada, untung saya bawa nih!” Baron memperlihatkan ponsel berkamera Nokia keluaran lama hasil beli second, “tapi Non…boleh dong kita minta foto bareng dulu pake ini?” pintanya dengan penuh harap.

Setelah berpikir sejenak, Carissa pun akhirnya mengiyakan saja, selain karena butuh bantuan mereka juga agar tidak memberi kesan artis yang sombong dan jual mahal. Baron, sang pemilik ponsel itu, meminta giliran pertama dipotret bersama Carissa, Wanto memotretnya beberapa kali. Carissa berusaha tersenyum walau terpaksa, sebenarnya ia merasa tidak nyaman karena pria bertampang penyamun ini selalu saja mendekatkan tubuhnya dan mendekap pundaknya dengan keras.

“Gantian dong Ron, gua juga mau nih!” Parjo tidak sabar menunggu gilirannya.

Baron pun akhirnya mempersilakan Parjo berpotret dengan Carissa.

“Hehhee…gitu dong, kapan lagi bisa potret bareng artis, yuk Non Carissa!” kata Parjo berdiri di samping Carissa dan berpose

Selanjutnya Wanto sampai gilirannya, dengan gayanya yang kampungan dia mulai berpose bersama Carissa dengan jari diacungkan ala slank atau metal, gayanya mirip orang-orang kampung yang biasa berpose kalau sedang diliput TV.

“Saya nonton loh filmnya Non dulu yang Ayat-ayat Cinta, terus Tarik Jabrix juga…ga nyangka sekarang ketemu orangnya!” katanya senang sambil matanya tak henti-hentinya menatap nanar artis cantik itu.

Carissa pun makin risih dibuatnya apalagi pemuda pengangguran ini makin berani, ia minta dipotret sambil tangannya melingkari pinggangnya yang ramping.

“Iyah…oke, udah ya, sekarang boleh saya pinjam hapenya buat hubungin orang dirumah Pak!” kata Carissa buru-buru melepaskan diri setelah foto terakhir dengan Wanto itu.

“Bentar Non satu lagi ya, satu terakhir nih, sekarang bareng saya sama mas ini tigaan, abis ini saya pinjemin deh!” kata Baron sambil mengajak Parjo potret bareng.

Dengan berat hati, Carissa pun kembali menyetujuinya, ia berharap ini adalah yang terakhir setelah itu ia bisa mendapat pinjaman HP untuk meminta tolong ke rumah. Baron tersenyum dan mengedipkan sebelah mata memberi isyarat pada Parjo yang ditanggapi dengan balas tersenyum licik. Mereka mengajak Carissa duduk di balkon pos ronda itu dan keduanya duduk mengapitnya.

“Ayo rapat dikit Non, biar hasilnya bagus fotonya” kata Baron, “siap To, yang bagus ya ngambilnya!” sahutnya pada Wanto.

Carissa tetap berusaha mengumbar senyumnya walau terlihat tegang, bagaimana tidak tegang dengan diapit erat kedua pria seperti mereka.

“Hei…jangan kurang ajar gitu dong Pak!” pekik Carissa ketika Baron meletakkan tangannya di atas pahanya yang terbuka, kontan ia menepis tangan Baron, tapi pria itu malah tertawa.

“Hehehe…jangan marah dong Non, kan biar keliatan mesra gitu loh, saya malah pengennya gini nih!” sahut Parjo menangkap dan meremas payudara kanan Carissa.

Artis berdarah Indo-Jerman itu pun langsung berdiri dan menyentak kakinya.

“Heh…kalian pikir saya ini cewek apaan, pegang-pegang sembarangan!” hardiknya berusaha menggertak mereka.

“Hueheheh…ayo dong Non Carissa, masa ke penggemar gitu, kita kan cuma pengen lebih deket aja!” Wanto yang memegang ponsel maju mendekap tubuh Carissa yang sedang memarahi kedua temannya dari belakang.

“Aahhh…lepasin…jangan!” Carissa meronta dan menyikut dada Wanto.

Pemuda itu terhuyung ke belakang memegangi dadanya. Carissa baru menyesali keputusannya turun dari mobil dan datang ke tempat ini yang sama dengan mengumpankan diri ke sarang serigala. Ia bergegas membalik badan bermaksud lari kembali ke mobilnya, namun kalah cepat dengan Baron yang terlebih dahulu menghalangi jalannya.

“Eit…mau ke mana Non? Kok dateng-dateng udah mau pergi marah-marah gitu, gak sopan ah!” goda Baron sambil tertawa cengengesan.

“Minggir kamu!” Carissa berlari ke arah samping pria itu berusaha menerobos penghalangnya, namun itu sebuah kesalahan karena pria itu dengan sigap menjulurkan kakinya sehingga membuat gadis itu jatuh tersandung.

“Aaakkh!” Carissa merintih kesakitan karena terjatuh, lututnya terasa sakit dan kulitnya lecet karena membentur tanah berbatu.

Melihat gadis itu tersungkur, Parjo dan Wanto ikut bergerak dan mengepungnya. Ketiga pasang mata mereka memandang nanar pada Carissa yang menggeser-geser tubuhnya mundur menjauhi mereka. Ia tidak sempat berpikir lagi dengan posisinya seperti itu sepasang paha mulus dan celana dalamnya terlihat oleh mereka yang tentunya semakin membakar nafsu.

“Jangan…lepasin saya…tolong…tolongg!!” Carissa menjerit histeris sambil terus beringsut mundur, rasa paniknya membuat tubuhnya gemetar sampai tidak sanggup berdiri dengan cepat.

“Hehehe…teriak aja Non, deket sini gak ada siapa-siapa lagi kok, ayo teriak!” ejek Baron.

“Nih saya bantu yah…tolong…tolong nih ada yang mau diperkosa hahaha!” Parjo ikut menimpali sambil ikut teriak.

Dengan sigap ketiga pria itu segera meringkus tubuh Carissa. Ia menjerit dan meronta dengan panik saat tubuhnya dibopong ke dalam pos ronda. Wanto yang mendekap Carissa dari belakang meremas-remas payudara gadis itu dari luar kaosnya.

“Toketnya empuk nih, gak sabar pengen ngentotin!” komentarnya.

“Tolong!! Too…emmmm….hhmmmm” Carissa tidak dapat meneruskan lagi kata-katanya karena Wanto buru-buru membekap mulutnya dengan tangan khawatir lama-lama ada orang yang mendengar jeritan gadis itu.
“Cepat masukin ke dalam sebelum ada yang liat” Baron menyuruh Wanto dan Parjo supaya memasukan membawa Carissa ke dalam pos.
“Lepppaas…..lepasskaaannn…..ap a-apaan ini!!” Carissa meneruskan jeritannya di dalam pos jaga sambil terus meronta berusaha melepaskan diri.

Tapi apakah artinya tenaga Carissa dibandingkan dengan mereka yang bertubuh besar tegap dan sangar. Kemudian Parjo memegangi tangan Carissa dengan sangat keras sehingga membuatnya kesakitan. Carissa dibaringkan di ranjang tua tanpa kasur di sudut tempat itu. Sebentar saja kedua tangan dan kakinya telah diikat pada masing-masing sudut ranjang tersebut, sehingga membentuk huruf X. Jangankan melepaskan diri, untuk bergerak saja terasa susah karena mereka mengikatnya dengan kencang. Carissa hanya bisa menangis dan merenungi apa yang akan terjadi pada dirinya. Sebuah kenyataan buruk akan menimpa dirinya, ternyata hari ini akan menjadi hari terburuk bagi dirinya.
“Haah…..hahh…..haa…..ha…..” suara tawa ketiga pria tak bermoral yang akan memperkosa dirinya itu.
“Nggak nyangka hari ini kita bisa ngewein artis cantik!!” Baron bicara kepada teman-temannya dan ditanggapi dengan suara tawa mereka.
Carissa menangis sejadi-jadinya sambil mengiba minta dilepaskan.
“Ampun….lepasin saya…ampunn….”
“Berissiiiiiiikk lo!!” bentak Parjo.
“Tenang manis…!!! Sebentar lagi kita akan menerbangkan kamu ke langit ke tujuh” Baron menenangkan Carissa sambil mengelus-elus pipi Carissa. Carissa bukannya tenang malah semakin takut dibuatnya.

“Tapi….kalau kamu macam-macam dan tidak mau menuruti kita. Kita tidak segan-segan akaan…..” Baron tidak meneruskan kata-katanya, ia mengeluarkan sebuah pisau lipat dari saku celananya lalu mengeluarkan mata pisaunya dan menggesek-gesekan besi yang dingin itu ke wajah cantik Carissa.
“Mau tidaakkk……??!!!” Baron membentak Carissa hingga kaget.

Carissa hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Kemudian dengan cepat Baron menurunkan pisaunya ke dada Carissa dan memasukan mata pisaunya di antara dada Carissa, kemudian menariknya kebawah dengan cepat.
“Aaaaa!!!” Carissa menjerit karena kaget dan takut tubuhnya tergores.
Begitu membuka mata, Carissa melihat kaos dan bh-nya elah terkoyak oleh pisau tadi, sehingga payudaranya yang berukuran sedang tapi padat berisi terpampang dengan jelas. Semua mata yang melihatnya terpana sambil bersorak kemenangan. Baron yang sudah terangsang melihat payudara Carissa, langsung meremas-remas payudara kanannya dengan sangat keras, sehingga membuat Carissa kesakitan tapi hanya mampu merintih dan menggeliat-geliatkan tubuhnya yang masih terikat.
“Aaa….dduuuhhh…..” Carissa mengeluh kesakitan. Namun Baron bukannya malah seperti kesetanan meremas payudara Carissa.

Parjo dan Wanto yang dari tadi cuma melihat kini turut maju dan mulai menggerayangi tubuh Carissa. Si hansip memonyongkan bibirnya yang sudah monyong itu hingga makin maju melumat payudara kiri Carissa. Sedangkan Wanto mengelusi tubuhnya terutama bagian paha, tangan Wanto makin masuk ke dalam rok mini Carissa dan menyentuh selangkangannya yang masih tertutup celana dalam. Jari-jari nakalnya menusuk-nusuk bagian tengah vaginanya lalu menyusup masuk lewat pinggiran celana dalamnya.
“Eeenngghh…mmmmmhhhhh!!!” Carissa tanpa sadar mendesis pelan karena merasakan perasaan aneh yang mulai menguasai dirinya.

Carissa bertanya dalam hati tidak mengerti apa yang ia rasakan, jelas-jelas ia sedang diperkosa tapi tanpa dapat disangkalnya ada perasaan nikmat akibat rangsangan-rangasangan mereka.

Parjo terus menerus melumat dan menjilati puting Carissa. Lidah dan bibirnya terus menerus memainkan putingnya yang berwarna kecoklatan. Membuat Carissa mau tidak mau, terima tidak terima hanyut kedalam gairah birahi. Tubuh Carissa semakin menggeliat menikmati perlakuan para pria bejat yang memperkosanya. Kemudian Baron melepaskan ikatan pada kaki Carissa dan menaikkan rok jeans serta menarik lepas celana dalam pink yang dipakai gadis itu. Kini Carissa tinggal memakai kaos dan bra-nya yang sudah dirobek pisau tadi dan roknya yang telah tersingkap hingga pinggang, lekuk-lekuk tubuhnya yang putih dan mulus tanpa cacat sedikit pun sungguh menggiurkan dan mengundang selera. Tangan Baron yang kasar mengelus-elus vagina Carissa membuat artis cantik itu semakin menggeliat tak kuasa menahan gelombang kenikmatan yang semakin menggila dalam dirinya. Semakin lama vagina Carissa semakin becek, cairan kewanitaannya pun membanjir keluar.
“ohhh……aahhh……” Carissa mulai mendesah tertahan menikmati perlakuan ketiga pemerkosanya hingga kemudian tubuhnya mengejang dilanda orgasme, otot-ototnya berkontraksi dan kakinya menendang-nendang tak terkendali.
“aahhhh….ehmmmmm” Carissa mengerang dengan keras sambil mengeluarkan cairan kental bening dari vaginanya lalu tubuhnya lemas tak berdaya.
Kemudian Baron melumat bibir mungil Carissa dengan sangat nafsu, hingga membuatnya sulit bernafas. Carissa berusaha memalingkan mukanya untuk menghindari ciuman bibir si kuli pelabuhan itu hingga akhirnya ia tidak bisa menggerakan kepalanya karena Baron memegangi dagunya. Lalu Baron berusaha memasukan lidahnya ke dalam mulut Carissa. Lidahnya menari-nari di dalam mulut Carissa. Lama-lama Carissa tak kuasa menahan gairah dalam dirinya, sehingga membalas permainan lidah Baron. Sekarang lidah mereka saling mengait dan meraka saling menghisap lidah masing-masing. Parjo yang tadi bermain di payudara Carissa kini pindah ke selangkangannya. Parjo menempatkan kepalanya di selangkangan Carissa dan mulai menjilati vaginanya yang berbulu tipis dan tercukur rapi. Lidahnya menyapu-nyapu bibir vaginanya dan keluar masuk pada lubang vagina Carissa, ibu jarinya juga aktif memainkan klitorisnya.

Mendapat perlakuan seperti ini membuat Carissa semakin hilang kesadarannya. Sementara itu, Baron bangun dan melepaskan kaos dan celananya sendiri. Penisnya yang sudah tegang langsung keluar ngangguk-ngangguk. Carissa kaget melihat penis Baron yang begitu besar berurat.
“Eehh…buka mulutnya Non!!!”
“Ngggakk….tolong jangan, saya mohon!” Carissa menghiba dengan bercucuran air mata.
Tanpa berkata apa-apa Baron melayangkan tangannya menampar Carissa.
“Aauwww!!” jerit Carissa kesakitan.
“Jangan sok jual mahal lo, emangnya kalau artis napa hah? Bukannya lu juga pernah dipake sama produser, sutradara, para bos dan pejabat, ngaku aja!” bentaknya

“Nggak…saya bukan cewek kaya gitu…tolong ampuni saya!” tangisan Carissa semakin menjadi.

“Sekarang gini aja, lu mau sepong ****** gua atau mau rekaman lu gua sebarin supaya karir lu hancur hah?” ancam Baron.

Carissa melihat ke samping ternyata Wanto sedang mengarahkan HP Baron ke arahnya sambil tangan satunya memijati payudaranya.

“Jangan…jangan disyuting!” jerit Carissa pada Wanto, tapi Baron segera menjenggut rambut panjangnya sehingga gadis itu merintih kesakitan lagi.

“Heh sekarang urusannya lu sama ****** gua, mau ga, atau mau rekamannya bocor?” ancamnya lagi.
Kemudian Baron mendekatkan kepala penisnya ke bibir Carissa. Dengan perasaan jijik akhirnya Carissa menggenggam benda itu dan mulai menjulurkan lidah menjilati penis Baron. Benda itu terasa asin dan beraroma tidak sedap, namun Carissa mau tidak mau harus membiasakan diri di bawah intimidasi pria itu. Tak lama kemudian, Carissa merasakan ada sesuatu yang akan meledak sebentar lagi, yaitu orgasme karena permainan Parjo pada vaginanya yang begitu liar. Selangkangannya sudah sangat basah sehingga menimbulkan bunyi menyeruput tiap kali hansip itu menyedotnya.
“Emmmmm…..” desahan Carissa tertahan penis Baron di dalam mulutnya.

Kemudian disusul badannya mengejang-ngejang dan pahanya menjepit kepala Parjo di selangkangannya. Cairan yang keluar dari vagina Carissa langsung di hisap dan diminum dengan rakus oleh si hansip. Parjo yang sudah tidak tahan lagi lalu melepas semua pakaian yang ia kenakan hingga telanjang.

“Sssluupp…sssllrrpp…uenak…peju nya artis gurih!” ceracau Parjo sambil terus melahap vagina Carissa.

Di sisi lain, Baron juga sudah kelonjotan menikmati mulut Carissa. Hingga pada akhirnya
“ohhh……..enakkk…….banget….” Baron mendesah menikmati mulut Carissa.

Penis Baron langsung berkedut-kedut dan memuntahkan pejunya. Dan dengan terpaksa Carissa mau tidak mau harus menelan pejunya sampai habis hingga membuatnya sempat tersedak. Kemudian Baron menarik penisnya keluar dari mulut Carissa dan langsung beristirahat duduk di lantai. Parjo yang sudah telanjang duduk berlutut di antara kaki Carissa dan sambil memegang batang penisnya yang sudah tegang diarahkan ke vaginanya . Tubuh Carissa yang sudah lemas akibat orgasme tadi ditambah kedua tangannya yang masih terikat tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Kemudian Parjo menggesek-gesekan kepala penisnya pada bibir memek Carissa, sehingga membuat Carissa menggelinjang kegelian. Lalu Parjo berusaha menekan penisnya masuk ke dalam vagina Carissa. Kepala penisnya akhirnya terbenam ke dalam vagina gadis blasteran itu. Penisnya senti demi senti mulai menerobos masuk membuat Carissa menringis kesakitan karena penis Parjo yang begitu besar. Tanpa merasa iba, Parjo lalu mendorong penis dengan sekali hentakan yang sangat keras.
“auww….sakk……..kitttt……..” Carissa meringis kesakitan sambil melelehkan air matanya.
Wanto semakin brutal meremas-remas payudara Carissa. Semua bagian tubuh Carissa tidak ada yang luput dari tangan-tangan mereka. Setiap bagian tubuh sensitif Carissa mendapat rangsangan demi rangsangan. Parjo semakin lama semakin cepat menggenjot penisnya pada memek Carissa. Sehingga mengantar Carissa menuju orgasmenya yang ketiga. Dan tidak lama setelah itu, Carissa menyusul mencapai orgasme dengan jeritan lirih.

“Ahhh……..ouuhhh……..akkhhh!!” tubuh Carissa melenting diiringi dengan desahan yang begitu hebat.

Otot-otot vaginanya meremas-remas penis Parjo hingga membuat pria kurus itu mendesah keenakan.
“Gilaa….enakkk….banget memeknya. Ahhh…sempit banget…memek artis emang emoy!”
Parjo sudah tidak tahan lagi dan menyempotkan pejunya di dalam vagina Carissa. Tanpa menung lama lagi, Wanto yang penisnya sedang dioral langsung menarik lepas penisnya dari mulut Carissa dan menggantikan posisi Parjo. Carissa sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Tubuhnya begitu lemas tak berdaya. Dia hanya bisa pasrah dengan keadaan dirinya. Wanto yang lebih mengerti kondisi Carissa meminta ijin pada Baron untuk melepaskan ikatan pada kedua pergelangan tangan gadis itu.

“Kasian Bang, ntar dia ga enjoy ngentotnya kalau diiket terus gini!” katanya pada Baron yang dibalas dengan anggukan kepala.

Wanto pun melepaskan ikatan tangan Carissa. Walaupun telah bebas dari ikatan, Carissa tidak yakin ia bisa melawan karena tubuhnya sudah pegal-pegal setelah digilir mereka. Ia hanya bisa pasrah ketika pemuda kampung itu melucuti seluruh pakaian yang melekat di tubuhnya hingga telanjang bulat. Pemuda itu juga membuka kaos partai yang masih tersisa di tubuhnya hingga bugil lalu membalikkan tubuh Carissa hingga menelungkup dan mengangkat pantatnya hingga nungging. Dipeluknya tubuh Carissa dari belakang sambil mengarahkan penis ke vaginanya.

“Tenang Non…saya gak bakal kasar kok, saya penggemar Non mana tega main kasar” kata Wanto dekat telinga gadis itu

Carissa sedikit lega mendengar kata-kata Wanto setelah sebelumnya kedua orang tadi bermain dengan gaya kasar. Wanto mencium pundak Carissa dan perlahan-lahan melesakkan penisnya memasuki vagina artis itu. Karena vagina Carissa sudah sangat basah dan licin, penis itu cukup lancar memasukinya. Hanya dengan sekali hentakan, langsung tertelan semua.

Sementara tangan Wanto asyik meremas payudara Carissa, pinggulnya bergerak maju-mundur menggenjoti vaginanya. Walau agak terburu-buru, Wanto lebih halus menyetubuhinya sehingga Carissa pun lebih rileks menikmati arus permainan.

“ohhhhh……iyahh…eeengg….ahhh!!” seperempat jam kemudian Carissa mendesah menyambut ledakan orgasme pada dirinya.

Tubuhnya menyentak-nyentak bagai kesetrum listrik. Cairan vaginanya keluar membasahi penis Wanto yang sedang mengocok vaginanya.
“sssstt……..ahh….saya juga mau keluar Non!” Wanto mendesis merasakan remasan otot-otot vagina Carissa yang makin ketat ketika orgasme.

Pemuda kampung itu makin cepat memompa vagina Carissa hingga membuatnya orgasme untuk yang kesekian kali dan membuat Carissa multi orgasme. Carissa tak henti-hentinya meracau tak terkontrol. Tak lama kemudian Mamat mengejang dan menancapkan penisnya lebih dalam lagi dan menyemprotkan spermanya di dalam rahim Carissa. Carissa sudah tidak bisa berpikir apa-apa lagi, tubuhnya yang lemas ditambah kenikmatan orgasme membuatnya tak berdaya. Carissa hanya bisa menangis meratapi nasib buruk yang menimpanya. Baron yang sudah pulih tenaganya berdiri dan mengambil tempat untuk menggantikan posisi Wanto. Ia langsung memasukan penisnya yang telah mengeras kembali setelah orgasme ke dalam vagina Carissa.

“aghh……..ahhh….” Carissa mendesah tertahan merasakan penis Baron yang besar berurat mendesak memasuki vaginanya.

Pergesekan penis Baron dengan memeknya membuat Carissa mengerang. Penis Baron yang besar kembali memenuhi semua ruang dalam vaginanya membuat jiwa Carissa terbang entah kemana. Baron semakin cepat menggenjot Carissa, serta ditambah dengan tangan-tangan Parjo dan Wanto yang meremas dan memilin puting payudaranya. Carissa pun tidak dapat lagi gejolak orgasme untuk yang kembali menerpanya. Tubuhnya berkelonjotan menerima orgasme.

“ahhhh….auuhh….ohhh……..awww……. .” erangan Carissa semakin menjadi-jadi. Tulang-tulang sendinya terasa mau lepas tak kuasa menahan orgasme. Cairan putih kental pun akhirnya keluar membasahi penis Baron. Kemudian Parjo menjenggut rambut panjang Carisa dan menjejali mulut gadis itu dengan penisnya. Baron terus menerus menggenjot Carissa tanpa henti. Membuat Carissa semakin kewalahan menerima serangan kenikmatan. Penis Baron makin berkedut-kedut di dalam vaginanya. Baron kemudian dengan cepat menarik penisnya keluar dan menyemprotkan spermanya di perut Carissa, sebagian sampai mengenai dada karena begitu kuatnya semprotan sperma Baron. Parjo segera mengambil alih posisi Baron, ia duduk dengan menyandarkan punggung ke tembok lalu dinaikkannya tubuh Carissa ke pangkuannya dengan posisi memunggungi.

“Masukin ****** saya Non!” perintahnya.

Carissa menuruti perintah si hansip tanpa harus disuruh lagi, tangannya meraih penis itu, dan satu tangannya menguak bibir vaginanya sendiri. Perlahan-lahan ia menurunkan tubuhnya hingga penis itu makin terbenam di dalam vaginanya.

“Aaaahhh…uuuhh!!” erangannya mengiringi proses penetrasi itu.

Tak lama kemudian, Carissa pun sudah bergoyang naik turun di pangkuan pria kurus itu. Parjo menyusupkan kepalanya di antara lengan Carissa dan menjilati ketiaknya yang licin tak berbulu. Jilatan itu memberikan sensasi geli bagi gadis itu sehingga birahinya makin terpacu.

“Hhmmm..ssllrppp…wangi, pantes main iklan Rexona, keteknya aja mantep gini!” ceracau Parjo

Wanto kembali maju walaupun penisnya belum bangkit lagi, ia mengenyoti payudara Carissa seperti bayi yang menyusu pada ibunya. Rupanya sepasang gunung yang bergoncang-goncang itu membuat Wanto sangat tergiur dan tidak rela menyia-nyiakannya. Baron juga naik ke dipan berdiri di samping mereka, diraihnya tangan Carissa dan digenggamkan pada penisnya yang setengah bangkit. Malam itu mereka mengeroyok Carissa sampai puas dan sperma terkuras. Setelah itu mereka membiarkan Carissa berbaring beristirahat sambil mengatur nafasnya yang ngos-ngosan karena telah orgasme berkali-kali. Tubuhnya telah berlumuran peluh dan sperma, matanya sembab karena menangis lama.

“Wuih puas dah, Jo gua balik dulu ke kampung, sapa tau masih kebagian nonton konser idola gua, sip deh abis ******* nonton konser dangdut!” sahut Baron mulai berpakaian.

“Gua disini dulu deh, masih belum puas nih hehehe” kata Parjo.

Baron pun meninggalkan kedua temannya di pos ronda bersama Carissa. Tak lama kemudian mereka berdua kembali menyetubuhi Carissa hingga akhirnya gadis itu tak sadarkan diri karena staminanya sudah benar-benar habis.
Ketika sadar Carissa sudah berada di sebuah kamar yang cukup luas. Matanya menerawang berusaha mengingat apa yang telah menimpa dirinya. Carissa merasakan badannya sakit semua, terutama pada selangkangannya. Tubuhnya yang masih telanjang hanya tertutup selimut biru hingga dada ke atas

“Sudah bangun?” sebuah suara berat membuatnya menengok ke samping, dilihatnya sesosok pria setengah baya bangkit dari kursi, rupanya ia sejak tadi sedang menungguinya di situ.

Pria itu mendekatinya seraya mengambil segelas air dari meja di samping ranjang. Carissa sepertinya tidak asing lagi dengan pria itu, di tengah rasa lelah dan shocknya ia mencoba mengingatnya, bercambang, rambutnya keriting dan terlihat dadanya yang berbulu di balik kemejanya yang terbuka dua kancing atasnya.

“Aahh…Bang Ha…!” sahutnya dengan lemah.

“Hussshh…huuss…jangan bicara, minum dulu ini!” pria itu menaikkan punggung Carissa hingga sedikit terangkat dan menyodorkan gelas itu ke bibirnya

Carissa meneguk air dalam gelas sambil memegangi selimut yang menutup tubuhnya agar tidak melorot. Terasa agak segar setelah air itu diteguknya habis.

“Mereka itu orang kampung penggemar saya, tapi kalau sudah gini benar-benar ter….la…lu” pria itu melanjutkan dengan gaya bicaranya yang khas diberat-beratkan itu, “ter…la…lu…masa saya nggak dikasih giliran pertama?”

Kalimat terakhir itu membuat Carissa kembali merasa seperti disambar petir, apalagi tak sampai dua menit terasa ada sebuah gelombang panas menerpa tubuhnya, vaginanya terasa basah berdenyut-denyut dan putingnya mengeras, darahnya berdesir cepat, birahi itu datang tanpa dapat dibendungnya. Rupanya minuman tadi bukan sekedar air putih biasa tapi juga telah dicampur obat perangsang oleh pria ini.

“Ayo Dik Carissa, udah kerasa kan pengaruh obatnya, sekarang main sama abang…kita bakal ******* sampe begadang hak…hak..hak!” sahut pria itu sambil tersenyum mesum menjijikan, senyum yang tidak akan muncul di depan publik karena citranya sebagai seorang yang religius dan kharismatik itu.

Selimut yang menutup tubuh Carissa ditariknya sehingga tubuh telanjang artis cantik itu kembali terekspos. Kemudian dengan cepat pria itu membuka resleting celananya dan mengeluarkan penisnya yang telah mengacung tegak dan pangkalnya dipenuhi bulu-bulu yang bersambung dari dadanya.

“Oohh…tidak…jangan Bang!” Carissa mengiba pada pria itu yang dengan bernafsu mendekap tubuh telanjangnya.

“Huehehe…yang seger gini baru bikin ketagihan kaya Mira Santika hak…hak…hak!!” pria itu tertawa penuh kemenangan ala seorang penulis senior di KBB lalu melumat payudara Carissa.

Erangan Carissa memenuhi kamar itu, penderitaannya belumlah berakhir, setelah diperkosa orang-orang kampung itu tadi, ia kini masih harus melayani nafsu si gorila bejat ini.

.::TAMAT::.

Minggu, 07 November 2010

Rape Of Julie Estelle

Siapa yang tak kenal dengan Julie Estelle. Seorang model yang cantik sekali , artis yang lumayan bagus aktingnya , sudah bermain di beberapa film seperti kuntilanak , selamanya , Alexandria dan lain lain.

Di usianya yang muda , Julie Estelle menjadi artis yang banyak dicari oleh produser film karena setidaknya wajah cantiknya bisa mengundang banyak penonton ( terutama pria ) untuk datang ke bioskop , apalagi Julie Estelle juga pernah berpose untuk playboy . Bahkan kepopulerannya sudah melebihi sang kakak cathy sharon yang lebih dulu terjun ke dunia entertaintment.

Malam itu , merupakan malam yang melelahkan bagi Julie , hampir seminggu ini ia harus shooting film . Ia sudah membayangkan untuk pulang ke rumah , berendam di tub dengan sedikit aroma therapy yang menenangkan lalu tidur sepuasnya.

Perselingkuhan Maia Ahmad

Buaya Darat itu lagu yang mengisahkan tentang seorang wanita yang cantik dan menarik (seperti Maia). Tapi, ia masih tetap tertipu oleh juga bujuk rayu lelaki hidung belang sampai menyerahkan segala.

Lelaki buaya darat itu cuma manis di mulut, tapi hati bagai serigala. Ia seperti kumbang yang setelah menghisap madu lalu menghilang.

Busyet, aku tertipu lagiiii..

*****

Di sebuah rumah mewah nan artistik di bilangan Jakarta, air mata Maia Ahmad meleleh membayangkan kehancuran rumah tangganya dengan Ahmad Dhani yang ia telah bina selama sepuluh tahun. Maia adalah salah satu penyanyi terkenal ibukota yg sedang naik daun bersama group bandnya Ratu. Bersama pasangan nyanyinya Mulan Kwok, mereka mengguncang Indonesia. Show-show mereka selalu dielu-elukan penonton. Karcis ludes terjual jauh sebelum hari pertunjukan. Maia dan Mulan mania menggelegar di seluruh kota- kota di Indonesia.

Maia di usianya yang baru menembus usia tigapuluh tahun, memiliki tinggi yang lumayan. Orangnya langsing dan bertubuh kuning langsat. Wajahnya yang cantik dengan bibir yang sensual. Kaki jenjang dengan paha yang mulus semulus pualam. Banyak para suami menghayalkan Maia saat bercumbu dengan istri mereka. Buah dada Maia yang tidak begitu besar menggantung di dadanya. Bentuk buah dada itu begitu indah dengan puting-puting yang menonjol dan menantang siap untuk disedot dan dikenyot.
Suaminya Dhani sangat suka berlama-lama menyusu pada buah dadanya yang indah sembari memuja muji betapa beruntungnya dia beristri Maia.

Maia sesenggukan di tempat tidur memikirkan kelanjutan rumah tangganya. Kehancuran rumah tangganya hanyalah masalah waktu. Suaminya Ahmad Dhani amat teramat kecewa saat ini dengan Maia.

Dimulai dengan pembatasan jadwal show, yang menyebabkan Maia meradang enam bulan yang lalu. Tapi Maia tidak pernah menyangka suaminya mengetahui perselingkuhannya dengan seorang konglomerat muda Chaerul Tanjung. Lebih mengerikan lagi Dhani memiliki rekaman CCTV hotel tempat mereka berkencan.

Sementara itu di hari yang sama di daerah Menteng, rumah besar tempat tinggal Chaerul Tanjung nampak tegang. Suara piring pecah terdengar dari luar. Rupanya nyonya Chaerul lagi marah besar. Di meja makan nampak Chaerul duduk terpaku. Tidak ada sepatah katapun keluar dari mulutnya. Berita-berita di infotainment telah memenuhi rongga dada istrinya. Istrinya meminta pengakuan kebenaran hubungannya dengan Maia. Chaerul tentu saja menolak mentah-mentah dengan gayanya yang meyakinkan.
Hal ini bukannya menenangkan istrinya, malah menambah kecurigaan sang nyonya. Karena kesal melayanglah piring demi piring ke arah dirinya dan dinding-dinding. Pecahan pecahan piring berserakan dimana mana. Chaerul sibuk berkelit dan menangkis lemparan lemparan liar itu. Chaerul pantang meninggalkan meja makan yang besar itu. Dia takut akan membuat istrinya tambah marah dan nekad melakukan hal-hal yang bisa lebih memperburuk keadaan. Omelan-omelan istrinya ia tanggapi dengan dingin dan tenang.

Maia menghela nafas, membayangkan lelaki yang telah menghancurkan hidupnya. Chaerul Tanjung, lelaki bangsat itu telah memperkosa dirinya di sebuah hotel berbintang. Entah bagaimana dia mau saja menuruti kemauan lelaki kaya itu.
Begitu mudahnya dia mau mendatangi kamar hotel jahanam itu. Dia tidak menyangka, lelaki kaya yang terhormat itu sampai hati menikmati tubuh yang bukan istrinya.

Tergambar dengan jelas oleh Maia kejadian yang laknat itu. Bagaimana kelihaian kata-kata dan bujuk rayu ditambah seteguk vodka sanggup membuat dirinya terhanyut dalam pelukan lelaki lain.

Rasanya lidah lelaki itu masih terasa hangat di seluruh tubuhnya. Lidah itu menjilatinya dari ujung kaki sampai ujung rambut.
Bibirnya yang indah dicium dan diseruput tiada habis. Bodohnya, Maia malah melayani ciuman hangat lelaki yang jelas bukan suaminya. Buah dadanya yang ranum dibiarkannya dijilati dan digigit-gigit oleh Chaerul. Cupang di buah dada dan di leher masih tersisa. Sedotan-sedotan di puting-puting susu masih hangat terasa. Selangkangannya dicium, dijilat dan disedot. Clitorisnya dijilat-jilat oleh laki-laki itu.

''Ugh... ugh... jangan Mas Chaerul.... jangan Mas.....''

Hanya itu yang keluar dari mulut Maia saat vaginanya dijilati oleh lelaki itu dengan bernafsunya. Maia membuka agak lebar selangkangannya saat memeknya yang berjembut sangat lebat dan panjang-panjang itu diseruput dengan rakusnya oleh laki-laki itu. Telunjuk kanan Chaerul menganduk dan mengocok lubang kawinnya.

''Mas sudah Mas....'' kata Maia.
''Aku sudah bersuami Mas'' tambahnya lemas.

Tapi Chaerul tetap saja menjilat dan menyedot itilnya. Cairan lendir birahi Maia meleleh ke pangkal pahanya. Harus diakui kelihaian Chairul mengoral memeknya.

''Oh Maia.. Oh.. Maia''

Hanya itu yang terdengar dari mulut Chaerul saat Maia dipaksa melayani posisi enam sembilan. Maia tiada kuasa menolak, ia sendiri sudah terbawa nafsu birahinya. Ponselnya yang sudah berkali-kali berbunyi di nada diam tidak diketahuinya.
Maia antara risih dan nafsu sudah menjilati batang kontol Chaerul yang pendek tapi besar itu. Maia terpana dengan kontol yang ukurannya 3 kali milik Dhani suaminya. Dia tidak sempat menolak karena dengan kasarnya Chaerul menyetubuhi mulut Maia.
Kenikmatan-kenikmatan seksual yang dirasakan Maia dari sedotan-sedotan di itil dan di bibir memeknya membuat Maia lupa daratan. Setelah sekitar sepuluh menit menyetubuhi mulut Maia, dengan kasarnya lelaki itu berbalik dan mulai mengarahkan batang kontolnya ke memek Maia yang sudah basah kuyup oleh cairan nafsunya.

''Sleep.... sleep...''

Terdengar kontol Chairul memasuki memek basah milik Maia.

''Ugh.. ugh... ''

Maia merasakan ada batang berurat yang begitu besar memasuki liang senggamanya. Kenikmatan-kenikmatan persetubuhan mulai menjalar ke seluruh urat syaraf Maia setiap kali lelaki hidung belang itu menggenjotnya. Terlihat dengan jelas Chaerul sang kontol besar menggenjot dengan ritme yang kuat. Perlahan batang kontol itu diselimuti lendir putih tebal. Rupanya cairan nafsu Maia cukup banyak dan kental. kontol hitam Chaerul sekarang terbungkus oleh lendir tebal berwarna susu.

''Ugh... enak Maia ugh... enak ngentot istri orang... ugh... Dhani.. istrimu kuentot..... enak lubangnya..... Maia.... ugh.. anjing... enaknya ugh.......'' kata Chaerul dengan kasarnya.

Sebentar-sebentar Chaerul menarik kontolnya yang penuh dengan lendir itu keluar dan menjejalkan di mulut Maia untuk dibersihkan. Maia dengan bernafsunya melahap dan membersihkan cairan kawinnya sendiri. Kata-kata kasar dan menghina tidak dhiraukannya. Memek Maiapun mulai menggoyang dengan liar dan binalnya.

''Ugh.. ugh...'' desis Maia keenakan menikmati persetubuhannya.

Genjotan-genjotan Chaerul makin cepat. Hanya kurang dari 20 menit Mia pun berkelojatan mencapai orgasme yang sangat hebat.
Maia mencengkeram pinggang lelaki bangsat itu dan turut menggenjotnya dari bawah. Kedutan-kedutan di memek Maia benar-benar membuat Chaerul puas. Lalu ia membalikkan tubuh Maia dan mengentot vaginanya dengan posisi anjing kawin.

''Sleep.. slep....'' terdengar bunyi batang kontol menembus memek Maia yang sudah berwarna sangat merah karena sudah sangat birahinya wanita itu.

''Ugh..........''

Hanya kalimat itu yang keluar dari pemilik bibir sensual ini. kontol besar lelaki itu keluar masuk menyodok memek Maia yang sempit. Maiapun melayani dengan memaju mundurkan pinggangnya. Tampaknya wanita keibuan itu sudah diliputi rasa gatal yang amat sangat pada kemaluannya. Chaerul menjambak rambut Maia yang tebal dan indah itu seperti mengendarai kuda sambil menghajar lobang senggama Maia dalam-dalam. Di tengah kenikmatan persengamaan yang mulai memuncak terdengar bunyi yang sangat khas kecipak cairan lendir.

Paaak.. paaaakkkk..''

Setiap kali kontol Chaerul terbenam di memek Maia. Tiba-tiba Chaerul menarik kontolnya keluar dan mulai mengarahkan batang kemaluannya ke lubang anus Maia.

''Jannnnnngan Mas'' kata Maia
''anjing.. bangsat kamu Chaerul....'' kata Maia dengan marah.

Seumur-umur lubang pantat Maia tidak pernah dimasuki batang lelaki, tapi terlambat, lelaki itu sudah menekan batang kontolnya ke lubang duburnya.

''Ohhhhh.. ohhhhh'' teriak Maia kesakitan.

Dengan perlahan tapi pasti Chaerul membenamkan kontolnya ke pantat perawan Maia. Lelaki itu sangat merasakan kerasnya jepitan anus Maia. Berkali-kali dia harus berhenti menggenjot pantat perawan itu karena takut meledak. Setelah lima menit diiringi genjotan yang cepat dan keras serta jambakan yang kasar..

''Oh.. anjing Maia oh.. bangsat.. enaknya memekmu oh... bangsat ennaknya mengentot istri orang''

Chaerul menyemprotkan pejunya di lubang pantat perawan itu. Tubuh Chaerul berkelojatan menahan nikmat tiada tara dari buah persetubuhannya dengan artis terkenal itu. Maia meringis menahan sakit, dia merasakan cairan hangat tersembur di lubang duburnya, ada rasa perih di anusnya. Maia mengira semuanya sudah berakhir. Dia menangis sesenggukan menahan malu. Entah berapa lama mereka terdiam. Maia lalu bangkit membersihkan diri ke kamar mandi.

Selesai membersihkan diri, saat dia akan mengeringkan dirinya, Chaerul masuk dan memeluk tubuhnya.
Terasa kontol Chaerul membesar lagi. Di lantai kamar mandi itu, kembali Maia harus melayani nafsu bejat lelaki itu. Kali ini memek Maia yang menjadi sasaran. Segala macam posisi seks harus diturutinya untuk memuaskan lelaki kaya itu. Pada posisi women on top, Maia pun terlibat dengan permainan panas. kontol Chaerul dengan kuatnya bertahan melayani nafsu birahi Maia yang meledak-ledak. Di posisi ini malah seperti Maia yang menyetubuhi laki-laki ini.

Maia sudah sangat gatal dan lupa bahwa dia istri Dhani. Lupa bagaimana dia memaki Chaerul pada saat pantatnya diperawani.
Kata-kata kasar Chaerul malah menambah nikmatnya persetubuhan itu. Sudah lebih dari 1o menit Maia menggoyang batang lelaki itu. Cairan lendir birahinya sudah meleleh-leleh tak henti-hentinya. Di lantai kamar mandi Maia yang menggenjot habis kontol hitam besar itu sehingga Chaerul sampai tampak merem melek keenakan. Buah dadanya yang cukup berisi dengan puting-putingnya yang berwarna kemerahan dan sudah tegak mengacung dengan pongahnya itu menjadi mainan Chaerul. Sentuhan-sentuhan kasar Chaerul di puting-putingnya menambah nafsunya. Dengan hentakan-hentakan yang keras dari Maia, akhirnya mereka mencapai puncak dari pertautan dua kelamin itu.

Tubuh Maia berkelojatan diatas tubuh Chaerul. Terasa semprotan peju Chaerul sangat kencang ke memeknya. Maia lalu merebahkan dirinya ke lelaki itu. Mereka kemudian berpelukan. Chaerul kemudian merasakan pejunya meleleh ke pangkal pahanya sendiri.

Setelah mandi bersama dan beristirahat sejenak, perselingkuhan mereka masih berlanjut di tempat tidur. Tidak kurang dari 5 kali mereka bersenggama. Sepertinya Chaerul tiada puas menikmati tubuh wanita itu. Pejunya sudah muncrat di memek, pantat, mulut, muka dan perut serta rambut Maia. Semprotan-semprotan ini sengaja dilakukan agar korban-korbannya selalu ingat dengan Chaerul si kontol besar.

Chaerul benar-benar puas menikmati tubuh putih mulus Maia Ahmad. Sambil tersenyum puas, dia bisa membayangkan hari-hari berikut yang akan penuh dengan perselingkuhan yang panas. Dan Maia Ahmad artis terkenal itu sudah menjadi bagian dari budak seksnya.

Tika Putri Idolaku 2

Sore itu setelah syuting Tika bergegas menuju apartmentnya untuk sekedar merebahkan tubuh mungilnya, mengingat nanti malam dia ada janji pemotretan untuk

sebuah cover majalah remaja. Saat menuju lift seorang satpam menghadangnya dan memberikan sebuah bungkusan yang katanya berisi hadiah dari penggemarnya.

Sesampainya di ruang apartmentnya yang cukup mewah Tika segera membuka bungkusan yang diterimanya itu, dan ternyata isinya adalah sebuah DVD tanpa label!!!

Penasaran dengan isinya, Tika segera memutar DVD tersebut dan Ia sangat terkejut begitu mengetahui bahwa DVD tersebut berisi rekaman pemerkosaan yang

dialaminya yang dilakukan oleh fans gilanya yang bernama Roy!!! Dalam DVD tersebut Ia dapat melihat dengan jelas saat wajah cantiknya dicumbu dengan penuh

nafsu, saat puting susu mungilnya dihisap dengan liar, dan terutama saat keperawanannya direnggut dengan paksa!!! Tika gemetaran dan tak terasa air mata

membasahi wajah cantiknya...dan tiba2....HP-nya berdering dan saat diangkat....

Roy : "Hai cantik....kamu sedang liat DVD yang aku kirim yah? gimana bagus kan filmnya?"
Tika : "Elo Bajingan! Apa mau elo sebenarnya? belum puas udah hancurin hidup gue???"
Roy : "Duh sayang kok marah2..pasti tambah cantik deh hehehe.....mau gue??? masak masih nanya seh??"
Tika : "Elo mau duit berapa buat lenyapin master film ini yang masih sama elo???"
Roy : "Gue gak butuh duit cantik...gue butuh....memek elo neh hahahaha..."
Tika : "Kurang ajar!!! Gue bakal lapor polisi..."
Roy : "Eiiitsss..berani lapor? dalam sekejap film ini akan tersebar ke seluruh jaringan internet dan kalo perlu gue jual di glodok juga!"
Tika : "Jangan!!Pleasee jangan!!!"
Roy : "Hahahaha..sekarang elo mohon2 deh....okay...elo turutin mau gue sekarang...kita ketemu di Cafe X setengah jam lagi, gue mau elo pake youcansee dan

rok mini!!!!"

Belum sempat Tika menjawab, Roy segera menutup perbincangan mereka. Tika menangis tersedu membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya....namun daripada

pamor keartisannya runtuh karena kasus DVD pemerkosaan dirinya, akhirnya Tika segera berpakaian sesuai permintaan Roy dan menuju Cafe X. Belum sempat masuk

ke Cafe X, Tika menerima sms yang berbunyi agar dia menuju parkiran mobil dibelakang Cafe yang sepi dan masuk ke mobil CRV milik Roy. Tika segera masuk

kedalam mobil dan memandang Roy yang sebenarnya cukup ganteng itu dengan marah....sementara Roy menatap Tika dengan kacamata hitam Oakleynya sambil tersenyum

puas. Roy memandangi tubuh mungil Tika yang dibalut youcansee putih dan rok jeans mini dengan pandangan liar...bahu dan paha Tika begitu putih, mulus, dan

menggoda. Dengan tidak menghiraukan pertanyaan Tika yang dipenuhi kemarahan, Roy segera memacu mobilnya menuju daerah sepi ditepi pantai didaerah Jawa

Barat...Roy memang lebuh suka berada di tempat terbuka yang sepi ketika ingin melampiaskan hasratnya, karena buat Roy 'bermain' di tempat terbuka memiliki

sensasi yang luar biasa!
Setibanya ditempat yang dituju, Roy meminta Tika untuk duduk dikursi belakang sementara Roy ikut duduk disampingnya....tangan kiri Roy memeluk tubuh mungil

Tika yang tak berdaya sementara tangan kanannya mengusap paha mulus Tika yang dijamin tanpa cela sedikitpun.

Tika : "Elo mau ngapain lagi? masih belum puas menodai gue?", tanya Tika sambil menangis tersedu....
Roy : "Puas??? mana ada yang cowok yang puas 'make' elo sekali doank!!!!"
Tika : "Gue bakal turutin apa mau elo..tp pleaseee...ada 2 syaratnya....."
Roy : "Uhmmm boleh juga...tp elo mesti pasrah dan nikmatin permainan kita ya sayang..."
Tika : "Iya....tp pertama gue gakmau dikasarin....dan yang kedua gue mau master DVD yang elo kirim itu!"
Roy : "Wahhh....yang pertama bisa gue jalanin..yang kedua...mmmm..gimana ya....oke deh...."

Roy segera mengecup kening Tika dengan 'penuh kasih sayang' atau 'penuh nafsu'...entahlah! namun Roy melakukannya dengan sangat lembut...tangan kirinya

merangkul tubuh Tika sementara tangan kanannya mengusap pelan pipi halus Tika. Pelan2 Roy menyentuhkan bibirnya ke bibir mungil Tika yang dibalut lip gloss

stroberi berwarna merah muda....Roy mengecupnya lembut sambil sedikit mengemut bibir mungil Tika bagian atas....uhmmm Tika memejamkan mata mencoba

menikmatinya seolah2 Ia sedang melakukannya dengan mantan kekasihnya yang sedang studi di Singapore. Mual tak sabar dengan gerakan lembut nan pelan, Roy

segera mengulum bibir mungil Tika sambil menyedotnya penuh nafsu....lidah nakal Roy menjelajahi mulut Tika sambil menyapu lidah Tika untuk ikut bergerak

aktif menikmati cumbuan mautnya itu. Usapan halus tangan kanan Roy mulai berpindah menggenggam payudara kanan Tika...tidak meremasnya..hanya menggenggamnya

sambil melakukan french kiss membara dengan sang idolanya itu. Ciuman Roy mulai berpindah melahap dagu Tika yang agak lancip...menjilatinya dengan penuh kemesraan sementara tangan kanan Roy mulai meraba paha mulus Tika yang terbuka....tangan kanan Roy yang nakal menghusap paha Tika mulai dari lutut, naik ke paha bagian dalam...hingga mulai menyentuh ujung paling bawah rok mini Tika...dan akhirnya masuk mengusap lembut paha dalam Tika didalam rok mininya...jaraknya hanya sekitar 3 cm dari kemaluan Tika yang masih dibalut celana dalam krem berendanya. Tika mulai mengeluh, mendesah, sambil memejamkan mata....apalagi ciuman Roy mulai membabat lehernya yang wangi yang dipenuhi bulu2 halus....tiap jilatan pada lehernya, tiap usapan pada pahanya membuat Tika merasakan nikmat yang luar biasa!!! Tangan kanan Roy yang mengusap paha bagian dalam Tika dalam Roy bergantian kanan dan kiri mulai bergerilya mencoba membuka celana dalam Tika....agak kesulitan karena sesekali Tika mencoba menutup kedua pahanya....namun tenaga Roy lebih besar dan membuat paha Tika terbuka lebar hingga celana dalam krem berenda itupun berhasil dilepasnya. Tika duduk dikursi tengah CRV itu dengan posisi dirangkul tangan kiri Roy, masih mengenakan youcansee putih dan rok mininya...namun pahanya terbuka tanpa celana dalam kremnya.....sehingga Roy dengan bebas mengelus lembut klitoris pink Tika yang menegang sejak tadi. Saat lehernya diciumi Roy dengan liar dan klitorisnya dimainkan jari2 nakal Roy, Tika mendesah pelan menyebut nama Roy.....uhm...dalam benak Roy, Roy sangat puas karena bisa membuat Tika takluk dalam permainannya!
Sambil menciumi leher Tika yang wangi, Roy berbisik ditelinga Tika....

Roy : "Sayang...keluarin tititku donk....celanaku sudah sesak neh..."

Seperti janjinya..Tika menuruti Roy dan dengan gugup membuka celana pendek serta celana dalam Roy....penis besar Roy yang menegang dengan kepalanya yang merah itu segera digenggam tangan mungil Tika...sementara Roy mulai membuka youcansee dan BH Tika (namun rok mininya tidak dibuka)...Payudara mungil Tika terpampang jelas dihadapan Roy, puting susu merah muda Tika selalu membuat Roy gila....selalu membuat Roy konak membayangkannya!!! Sambil Tika mengocok pelan penisnya, Roy mulai menjilati daerah sekitar puting susu cantik Tika bergantian di payudara kanan dan kirinya...sementara jari tengah tangan kanannya masih asik membelai belahan memek Tika yang dipenuhi bulu2 halus itu. Roy tidak menghisap puting susu Tika, dia hanya memainkan lidah dan ciumannya disekitar puting susu itu..sehingga puting susu itu semakin menegang dan bulu kuduk Tika pun meremang.....

Tika : "Royy....putingnya kok gak diisepp....", tanya Tika antara sadar dan tidak sadar karena keenakan...

Roy yang mendapat angin segar segera menyedot puting susu kiri Tika dengan penuh semangat sementara jari tengah tangan kanannya mulai mengorek2 liang vagina Tika.....liang itu begitu sempit dan hangat..namun akhirnya Roy berhasil menusukkan jari tengahnya itu kedalam lubang vagina Tika yang rapat. Kocokan tangan mungil Tika pada penisnya membuat Roy benar2 terangsang....sesekali Roy menahan ejakulasi saking enaknya. Tika duduk menengadahkan wajahnya keatas sambil memejam merasakan kenikmatan, tangan mungilnya mengocok penis besar Roy..sementara kedua puting susunya digigiti lembut Roy dan memek rapatnya ditusuk lembut jari tengah Roy yang menusuk keluar masuk....tiba2 Tika berteriak sambil menggigit bibirnya......ternyata Tika mengalami orgasme pertamanya!!!!!
Seperti seorang kekasih, Roy menghentikan aksi tusuk memek dan kenyot pentilnya Tika itu...dan segera mencium bibir mungil Tika sambil tangan kirinya mengusap lembut rambut Tika. Puas dengan aksi sok romantis itu, Roy berdiri didepan Tika yang masih duduk dikursi...Roy mengarahkan penisnya ke mulut mungil Tika dan meminta Tika untuk mengulumnya......Tika menggenggam penis besar itu, dan mulai mencoba mengulumnya pelan2....hanya seperempat bagian penisnya yang dikulum Tika, akhirnya Roy tidak sabar dan segera saja Roy menggerakkan pantatnya maju mundur sehingga penis besar itu menusuk mulut Tika keluar dan masuk!!!! Roy memegang kepala Tika sambil mendesah keenakkan......sampai2 Tika sulit bernapas karena mulutnya dipenuhi penis besar Roy. Aksi memperkosa mulut Tika berlangsung sekitar 5 menitan dan akhirnya Roy membaringkan Tika dikursi belakang CRVnya itu.....Roy menindih tubuh mungil Tika sementara kaki Tika menjepit tubuh telanjang ROy....dengan satu sentakan kuat, Roy menyentak penisnya memasuki lubang kenikmatan milik Tika Putri, artis idolanya!!!! Lubang vagina Tika masih sama seperti saat dia memperawaninya saat dulu...namun saat ini tidak ada perlawanan yang diberikan Tika....Tika hanya menurut saja saat penis besar Roy menghujam memeknya keluar masuk....malahan cairan kenikmatan dari memek Tika membuat penis Roy semakin mudah melakukan aksinya. Dengan posisi misionaris yang terbatas di kursi mobil tersebut, Roy terus mengocokkan penisnya dalam memek hangat Tika sambil memeluk tubuh mungil Tika dan menciumi wajah cantiknya.

Tika : "OOOhhh...uuuhh...Royy...penismu besar sekali...vaginaku geli banget..."
Roy : "mmm...rrgghh..iyah sayang....memekmu juga rapat bgt...tititku kayak dipijat...."

Puas dengan posisi misionaris, Roy meminta tika berlutut menghadap belakang mobil.....Roy mengusap pantat bulat Tika yang mulus dan halus, Roy menciuminya dengan lembut...dan tanpa basa basi segera saja Roy menghujamkan penisnya kedalam lubang vagina Tika....Yup! kali ini Roy menyetubuhi Tika dari belakang, sehingga dengan mudah tangannnya dapat meremas lembut dan kencang payudara mungil Tika.....tiap kocokan penis Roy dalam memeknya membuat Tika merintih, mendesah, mengeluh kenikmatan....hingga akhirnya Tika berteriak kembali menahan nikmatnya...entah orgasme keberapa yang sudah didapatnya...

Roy : "sayyang....aku mau keluar juga nehhhh sekarang.....kamu mau dimana...."
Tika : "terserah kamu ajahhh....yg bikin kamu enak...."

Roy mempercepat kocokannya dan dengan menekan penisnya kedalam vagina Tika..Roy menyemburkan spermanya kedalam lubang vagina Tika Putri nan cantik itu....croootttt...crooottt....Tika pun berteriak saat vaginanya merasakan semburan sperma hangat Roy........Roy mengambil tisu dan membersihkan sebagian spermanya yang menetes keluar dari vagina Tika....Roy melakukannya dengan lembut sambil sesekali mencium bibir mungil Tika.....dan sejak itu...mereka pun berpacaran........(tp selalu ngumpet dari infotainmen hahaha)

THE END

Tika Putri Idolaku

Kisah ini hanya fiktif belaka dan dibuat sebagai penyalur hasrat atas imajinasi liar gue kepada Tika Putri.
______________________________________________________
Sebut saja namanya Roy, seorang penggemar berat artis pendatang Tika Putri yang walau payudaranya imut (tocil) namun wajah dan senyumnya manis sekali. Roy merupakan salah satu anak tajir ibukota yang erat dengan dugem (dunia gemerlap) Jakarta.Setiap datang rasa suntuknya, Roy biasanya melakukan masturbasi dengan membayangkan sedang bersetubuh dengan artis idolanya tersebut, boleh dibilang Roy termasuk agak phsyco karena setiap masturbasi dia selalu melakukannya sambil memandang foto Tika yang didapatnya hasil dari browsing di mbah gugle.
Sore itu Roy membuka salah satu situs favoritnya dan mendapati bahwa Tika Putri akan menghadiri salah satu club malam terkenal di Jakarta yang kebetulan sedang mengundang DJ favorit sang idolanya tersebut. Roy tidak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut, dengan ambisi yang besar untuk bisa mendekati idoalanya tersebut, Roy segera menyiapkan dress terbaiknya untuk malam itu dipadu dengan parfum mahal khas Paris oleh2 ayahnya langsung dari luar negeri. Dengan mengendarai CRV terbarunya Roy segera menuju TKP atau club malam tersebut dan mem-booking space di sofa yang diperuntukkan hanya untuk orang2 yang akan buka botol dengan harga jutaan ribu rupiah, buat Roy itu tidak masalah karena kebetulan dia juga peminum. Saat waktu sudah menunjukkan pukul 22:00, Tika Putri datang bersama beberapa temannya dan Roy begitu terpana dengan balutan gaun putih yang dipakai Tika malam itu (lihat gambar), dia begitu manis dan cantik! Sambil menikmati minuman, mata bengis Roy tidak berhenti memandangi Tika dan berharap dapat menemukan kesempatan untuk berpapasan dengan Tika walau sebentar di lorong menuju kamar kecil. Roy telah menyiapkan tisu dengan obat bius sambil berharap cemas bahwa Tika akan beranjak ke toilet wanita yang letaknya berada di samping club malam tersebut dekat pintu keluar, kebetulan untuk menuju toilet harus melewati lorong sepi yang biasanya dipakai para pasangan muda yang mabuk untuk sekedar bercumbu. Dengan tatapan nafsu Roy mendapati Tika berdiri dan menuju toilet tanpa ditemani teman2nya, dengan terburu2 Roy segera mengikutinya...dan berjalan pelan2 dibelakang Tika. Didekat toilet saat itu ada 2 pasangan muda mabuk yang sedang berpelukan bercumbu dan tampaknya tidak menghiraukan apa yang ada disekitar mereka....Roy sangat senang dengan kondisi tersebut...karena rencananya pasti akan berhasil. Menunggu sekitar 15 menit dengan perasaan berkecamuk, akhirnya Tika keluar dari toilet dan tepat saat akan menutup pintu toilet Roy membekapnya dengan tisu yang telah dibubuhi obat bius tersebut, Tika langsung lunglai seperti seorang gadis yang mabuk....Roy memapahnya dan agar tidak kelihatan mencurigakan, Roy memapah Tika sambil memeluknya dari samping...seolah2 Tika sedang mabuk berat dan kebanyakan minum. Berhasil keluar dari club malam tersebut, Roy segera menuju CRV-nya, menaruh Tika di kursi tengah dan membaringkannya...dan segera memacu mobilnya masuk tol keluar kota mencari lokasi terbuka yang sepi dari keramaian orang.
Sesampainya di suatu hutan kecil di daerah Jawa Barat yang jauh dari keramaian penduduk, Roy memarkir CRV-nya dan memandang ke kursi belakang menatap Tika yang masih pingsan karena bekapan obat bius yang diberikan Roy. Dengan terburu nafsu, Roy mengambil karpet piknik yang biasa dipakainya untuk bercinta dengan kekasih2nya di alam terbuka.....dan tak lupa juga seutas tali. Roy menemukan tempat yang tepat didekat 2 pohon rindang yang dapat digunakan untuk mengikat Tika! Pelan2 Roy membopong si cantik Tika yang dibalut gaun putih selutut tanpa lengan, bau wangi tubuh Tika sempat membuat Roy tergoda untuk menciumnya..namun dia berusaha untuk menahannya. Dia membaringkan Tika dikarpet yang telah disiapkannya sementara tangan kanan Tika diikat dengan tali yang dihubungkan ke salah satu batang pohon didekat situ.
Sebagai seorang phsyco, tak lengkap rasanya jika ROy tidak mengabadikan momen tersebut, sambil mengatur handycam yang dilengkapi night vision...Roy menatap tubuh mungil tak berdaya Tika dihadapannya....tampaknya Roy sudah tak dapat lagi menahan hasratnya. Perlahan, Roy mencium bibir mungil pink Tika sambil membasasi bibir Tika dengan sapuan2 lidahnya....tangan Roy mengusap perut rata nan hangat Tika sambil sesekali mengusap perlahan payudara mungil Tika yang masih dibalut gaun putihnya tersebut...mmmm...cantik sekali Tika malam itu!
Sambil mengusap lembut rambut indah Tika, Roy menciumi Tika mulai dari keningnya, kelopak matanya, dan menetap di bibir mungil Tika sambil mengulumnya dengan lembut...puas menjelajahi wajah manis Tika dengan cumbuan dan jilatan2 lembut, Roy turun mencumbu leher putih Tika yang wangi sambil mengecup dan mengigitnya pelan2...uhmmm seperti mimpi bagi Roy. Kini cumbuan Roy mulai berada di bagian atas dada Tika, dan menjelajah bagian atas payudaranya yang masih ditutupi gaun putih itu....pelan2 takut Tika terbangun, Roy menurunkan bagian atas gaun Tika yang menutupi payudara mungilnya...dan kini 3/4 bagian payudara Tika terlihat jelas dihadapan Roy...puting susu Tika begitu imut menggemaskan, warnanya pink dan tampak menggoda untuk dihisap!

Roy takmau terburu2...dia menciumi dengan lembut payudara Tika tanpa mengenai putingnya...memainkan lidahnya didaerah sekitar puting susu Tika....dan dengan satu gerakan liar langsung melahap puting pink itu sambil mengulumnya dengan lembut!! Roy menyusu dengan lembut dikedua puting susu Tika...dan payudara mungil itu kini dibasahi dengan bekas jilatan lidah Roy yang takmau melewatkan satu inchi pun keindahan payudara idolanya tersebut. Penis Roy menegang kencang didalam celana dalamnya..namun Roy tahu belum saatnya dia membiarkan penis besarnya itu untuk keluar...Roy cukup sabar untuk menikmati tubuh indah sang idola perlahan2.

Tika Putri masih dalam keadaan pingsan saat lelaki asing bernama Roy tersebut dengan leluasa menikmati ranumnya payudara mungilnya itu....Tika memang termasuk anak baik untuk ukuran jaman sekarang, satu kalipun dia tak pernah melakukan hal nakal dengan kekasihnya...paling mentok hanya sebatas french kiss saja dan itupun sudah cukup membuat dadanya berdegup tak karuan. Posisi Roy saat ini berada tepat diantara kedua kaki mulus Tika, kedua kaki Tika dibuat mengangkang dan Roy duduk diantara....dia memandang celana dalam katun putih berenda yang dikenakan Tika malam itu sambil menghusap mulai dari betis hingga paha dalam Tika. Roy mengangkat kedua kaki Tika kebahunya dan menciuminya bergantian kanan dan kiri...mulai dari betis dan berlanjut hingga lutut Tika. Tak kuasa menahan rasa penasaran dan nafsu setannya, Roy membuka celana dalam Tika dan menyibakkan gaunnya hingga batas pinggang, sehingga dengan jelas belahan memek Tika terbuka lebar dihadapan Roy. Memek Tika ternyata mulus tanpa rambut kemaluan dengan klitoris mungil berwarna merah muda....benar2 memek khas anak baru gede yang belum pernah terjamah.....Roy sempat tertegun tak percaya menatap keindahan memek Tika...namun dengan segera dia mulai menjilati belahan memek perawan Tika tersebut.
Saat sedang asik menikmati memek Tika...tiba2 Tika mendesah dan terbangun sambil berteriak....

Tika : "Tolong...siapa kamu???? jangan perkosa saya!!"
Roy : "Tenang sayang, aku akan bikin kamu merasakan nikmat yang luar biasa"
Tika : "Berhenti....atau aku akan teriak kenceng2!!!"
Roy : "Kita ditengah hutan percuma kamu teriak juga..udah nikmatin aja ya...."

Tika menangis sambil meronta-ronta mendapat pelecehan seksual tersebut...dan hal itu membuat Roy geram karena tidak dapat lagi menikmati dengan tenang keindahan memek idolanya tersebut. Dengan kesal Roy berdiri mengeluarkan penis besarnya....dan mengarahkan ke mulut mungil Tika sambil menjambak rambutnya...

Roy : "Sudah!! kamu diam saja...kulum tititku neh.....awas kalo digigit"

Tika kaget dengan serangan tiba2 dari Roy yang menghujamkan penisnya kedalam mulutnya....penis itu begitu besar dan keras, Roy mulai mengocok perlahan penisnya dalam mulut Tika dan hal itu membuat Tika kesulitan bernafas....seumur2 Tika belum pernah melakukan blowjob seperti itu! Air mata Tika mengalir menahan kesedihan atas perlakuan yang didapatnya..namun hal itu tidak membuat Roy menjadi iba..malahan dengan menjambak rambut Tika, Roy terus menusukkan penisnya lebih dalam ke mulut Tika sambil mengerang dan mengeluarkan kata2 kotor...

Roy : "oooohhh..Tika...terus kulum tititku sayang..."

Penis Roy merasakan sensasi yang luar biasa didalam mulut mungil idolanya tersebut...apalagi saat bibir manis Tika menyentuh kulit penisnya....dan Tika pun dipaksa menjilati kepala penisnya saat Roy menarik keluar penisnya dari mulut Tika dan menghadapkannya kedepan wajah cantik Tika.
Puas dengan oral sex paksa tersebut, Roy mulai meraba payudara mungil Tika....dan dengan kasar menelanjangi Tika..hingga bugil!!! Bagi Roy, tubuh telanjang Tika dihadapannya bagai seorang bidadari di tengah hutan yang gelap....benar2 indah dan menggiurkan siapapun lelaki yang melihatnya. Tika menangis sejadinya mengetahui apa yang akan menimpanya sebentar lagi....dan saat Roy mulai menindih tubuh mungilnya...Tika mecoba menutup rapat kedua kakinya walau tenaganya kalah kuat dengan Roy yang telah berhasil membuka lebar kakinya hingga mengangkang dan menjepit tubuh telanjang Roy. Posisi penis Roy tepat berada didepan belahan memek Tika, dan posisi Roy yang seperti ingin push up...menghadapkan wajahnya tepat ke wajah cantik sang idola. Roy mencoba mencumbu idolanya tersebut walau Tika dengan sekuat tenaga merusaha memalingkan wajahnya.....namun setiap Tika memalingkan wajahnya dari cumbuan nakal bibir Roy, payudara mungilnya akan diremas dengan kasar dan kencang oleh Roy hingga merah2. Tika pasrah saja saat cuping telinganya dikulum Roy...dan penis Roy mulai membelai lembut belahan memeknya....Tika bergetar dan merasakan sensasi nikmat yang terpaksa sehingga memeknya tanpa sadar mulai mengeluarkan cairan kenikmatan yang memang ditunggu2 Roy!!
Tiba2 Roy mulai mengarahkan kepala penisnya ke lubang vagina Tika...sambil menangis Tika memohon agar Roy berhenti melakukan aksinya....namun hal itu justru membuat Roy semakin terangsang. Kepala penis Roy mulai memasuki lubang vagina Tika yang sempit tak berbulu itu...Tika meringis menahan sakit...pelan2 Roy mendorong penisnya lebih dalam lagi...dan setiap satu sentakan membuat Tika menjerit kesakitan karena memeknya memang belum pernah dimasukin penis siapapun..apalg sebesar punya Roy. Sambil mendesah nikmat, Roy terus menyentak penisnya agar masuk lebih dalam dan akhirnya 3/4 penisnya berhasil masuk kedalam lubang vagina Tika.....Roy membiarkan vagina Tika beradaptasi dengan penisnya dan membiarkannya beberapa menit. Sambil menatap wajah cantik Tika, Roy mulai menggoyangkan penisnya keluar dan masuk vagina Tika...perlahan namun cukup membuat Tika meringis entah kesakitan atau kenikmatan. Lubang memek Tika terasa begitu sempit untuk penis Roy, dan hal itu dapat membuat Roy cepat ejakulasi...untuk itu Roy mengatur ritme kocokan penisnya dalam memek Tika dan berusaha agar tidak sampai nge-croottt duluan.
Setelah minyak pelumas dari memek Tika benar2 sudah mulai banyak....kocokan Roy semakin cepat dan semakin liar!! Dia membiarkan Tika merem melek sekali lagi entah karena nikmat atau menahan sakit....Tika mendesah, mengerang, dan merintih tak karuan....mau tak mau memang Tika harus bisa menerima perlakuan Roy tersebut apalg Roy sebenarnya termasuk lelaki yang ganteng. Roy yang tahu kalau Tika sudah 'mulai' menikmati permainan tersebut segera memperlakukan Tika dengan lembut seperti memandang wajah Tika dengan tatapan lembut sambil menyetubuhi Tika, dan sesekali juga mengusap lembut rambut Tika sambil mengecup keningya. Tangan kiri Tika yang tidak terikat tiba2 mencengkram kuat pundak Roy dan Roy tahu bahwa Tika telah mengalami orgasme pertamanya.....sambil mengecup lembut bibir manis Tika, Roy semakin memacu kocokan penisnya yang mulai sangat basah oleh cairan kenikmatan dari memek Tika........dan saat kocokan itu semakin cepat...tiba2 Roy menarik penisnya, menggenggamnya kuat, dan memuncratkan spermanya ke perut rata Tika sambil mengerang nikmat....

Roy : "arrgghhhhhh Tika sayang.......nikmat bgt memek kamu!", sperma Roy muncrat begitu kuat dan sebagian mengenai payudara dan dagu Tika....
Roy : "Aku gak akan ngeluarin didalam sayang..aku mau kamu terus berkarir....dan aku bisa menatapmu dilayar kaca tiap hari", Roy berujar seakan2 dia peduli dengan keberadaan Tika sebagai seoarng artis....padahal dia telah merusak masa depannya.
Malam itu Tika benar2 merasakan nikmatnya persetubuhan walau dilakukan dengan terpaksa dengan seseorang yang dia tidak kenal.


to be continue...

Sandra Dewi - Malaikat Penuh Gairah

Cerita ini hanya sebatas khayalan belaka dan tidak bermaksud menyinggung siapa pun yang di sebutkan di dalam. Selamat menikmati....
______________________________________________________

Pada sebuah suatu malam yang sangat panas, aku lagi nyantai di depan kompi sambil menikmati sebuah thread di DS yang berisi pic milik Sandra Dewi. Lama ku pandangi wajah ayu artis yang pernah tersandung kasus pemalsuan foto-nya di internet tersebut. Cenut-cenut kepala ku rasanya karena konak yang tak tertahan tiba-tiba menyeruak. Ku sentuh layar di bagian dada dari foto Sandra Dewi, sambil membayangkan bagaimana rasa "asli" dari dada tersebut.

Khayalan ku terputus tiba-tiba karena panas yang terus menyerang tiada henti. ku putuskan untuk beristirahat sebentar, sekaligus menghilangkan konak yang melanda. Aku berdiri lalu membuka jendela kamar ku agar udara segar dapat masuk. Setelah itu ku rebahkan diri ku di kasur, sambil menghela nafas panjang.

"Ah, seandainya aja malam ini Sandra Dewi tiba-tiba nongol di jendela kamar ku. Pasti, langsung ku eksekusi hehe..." begitu kata ku dalam hati. Kemudian ku tutup mata ku sambil membayangkan kembali gambar-gambar Sandra Dewi yang ku lihat tadi.

Saat sedang asyik berkhayal tiba-tiba terdengar suara ketukan di jendela kamar ku.

TOK... TOK... TOK...

Duh! siapa sih malam-malam gini ngetuk-ngetuk jendela, kurang kerjaan banget pikir ku. Aku berdiri dan berjalan ke arah jendela, namun langkah ku terhenti tepat di depan jendela. Aku tak percaya apa yang ku lihat.....

MALAIKAT SANDRA DEWI!!! HAH?!

"Hallo... Selamat malam..." Malaikat Sandra Dewi berkata di ambang jendela
"Ma... malam..." balas ku gugup.
"Elo Rere, yang manggil gw ya? ada perlu apa malam-malam gini?" Sandra Dewi kembali bertanya.
"Eh...eh..." aku kebingungan untuk menjawab.
"Duu... gugup banget si... nyante dong Re.." Sandra Dewi mencoba menenangkan ku.
"Aku boleh masuk ga, kalo ga boleh.. aku pergi aja deh.." Sandra Dewi kembali berkata.

"Eh... jangan pergi, ayo sini masuk... masuk" pinta ku yang tidak ingin si malaikat cantik itu pergi.

Aneh juga rasa nya melihat Sandra Dewi malam-malam masuk ke kamar ku lewat jendela. hehe...
Begitu di dalam kamar ku lihat mata si Sandra Dewi melirik ke arah kompi ku yang masih membuka thread berisi pic-pic Sandra Dewi tadi.

"Oh... jadi ini yang bikin kamu manggil aku malam-malam gini" Sandra Dewi berkata dengan nada menggoda.
"I..iya.. maaf ya udah ngerepotin.." balas ku yang masih gugup ga karuan.
"Kan tadi ku bilang jangan gugup... gimana si lo Re... cewek pujaan hati udah di depan mata tapi tingkahnya malah kayak gitu.. hihihi" tawa renyahnya terdengar.
Aku tersipu malu mendengarnya.
"Elo tau ga, kalo Tuhan tuh selalu mendengar doa dari orang-orang yang teraniaya... dan kadang-kadang jawaban dari doa itu langsung di berikan pada orang tersebut... " Sandra Dewi kembali berkata.
"Jadi..." balas ku tak mengerti.
"Gini... malam ini kan elo teraniaya karena foto-foto itu... dan elo langsung berdoa... karena elo termasuk orang baik maka aku di utus kemari untuk mengatasi kesengsaraan lo..." balas nya manja.

Wuaahhh... walau ga percaya tapi kenyataanya dia emang malam ini ada di depan ku, ya gimana lagi.
Tiba-tiba Sandra Dewi menatap ku tajam.

"Gw tau apa yang lo mau dari gw malam ini...."

Kemudian ia mendorong ku ke arah ranjang hingga aku berada di posisi tidur. Ia kemudian berada di atas ku dan membelai rambut ku yang hitam lurus sambil berkata...

"Malam ini gw milik lo..."

Nafas ku seketika memburu kencang. Tangan-tangan mungil itu turun perlahan ke arah selangkangan ku dan menggosok "burung" yang memang sudah tegang sedari tadi. Rasa nikmat itu menjalar hingga ke ubun-ubun kepala ku. Tak tahan melihat keindahan dunia yang berada di depan mata ku, lalu ku rangkul si Sandra Dewi dan ku darat kan ciuman di bibir kecilnya yang seksi dan menggoda itu...

Mmh... mmhh...
Suara cumbuan kami terdengar menggelora. Ku nikmati bibir itu di setiap jengkal nya, di bibir bawah yang tebal dan kenyal, bibir atas yang tipis dan seksi dan di ujung bibir yang menyimpan misteri yang belum terjamah. Setelah itu ku masukkan lidah ku ke dalam mulutnya, lidahnya bertemu lidah ku. Lidah itu mungil, basah dan bernafsu... Ku lumat lidah itu dengan seluruh gairah yang ku rasakan. Ku basahi lidah itu... lagi... lagi... dan lagi...

Tak akan ku lupakan ciuman ini, ciuman terindah dan terpanas yang pernah ku nikmati...

Sandra Dewi tersenyum kecil menatap wajah ku yang memerah... oh indahnya senyum itu...

"Mmm... gw pengen liat permainan mu sehebat ciuman mu apa nggak..." katanya menggoda.

Hah... hah.. nafas ku berpacu begitu kencang. Ku buka baju ku dan ku lempar ke samping ranjang. Sandra Dewi kemudian tunduk dan mencium dada ku yang terbuka. Ciuman itu begitu bergelora sampai-sampai bulu kuduk ku berdiri. Sandra Dewi mencium dada ku kemudian menjilat-jilatnya dengan lidahnya, Makin lama jilatan itu semakin turun dan semakin turun...

Akhirnya jilatan itu berada tepat di tempat "burung" ku bersarang.

"Waduh... kok keliatannya sudah tegang banget si Re..." goda Sandra Dewi.
"hehehe..." aku tertawa kecil.

Tangan indahnya kemudian bergerak menurunkan celana kolor ku yang sudah terasa sempit sekali...

"WOW! besar juga ya "burung"mu Re!" Sandra Dewi terkaget-kaget.
"Spesial buat kamu San..." balas ku yang sebenarnya juga terheran-heran, tidak biasanya "burung" ku menegang sepanjang itu, sepertinya panjangnya bertambah menjadi 22cm padahal biasanya cuma 18cm hehehe...
"Uh... keliatannya nikmat banget ku..." Sandra Dewi melirik bernafsu.

Tanpa ragu kemudian di kulumnya "burung"ku yang oversized tersebut. Mulut mungil dan seksi itu terlihat sempit seiring "burung" ku yang berhasil masuk dan mengoyak ke"perawanannya". Kepala Sandra Dewi bergerak naik turun dengan semangat sambil sesekali tangannya menggosok batang "burung" ku.

mmmh...mmmhh...

Suara tertahan yang indah itu terdengar membahana di seantero jagad raya ku. Gosokkan dan kuluman itu semakin kencang dan rasa geli dan nikmatnya membuatku mendesah tak tertahan. 2... 5... 10... 15 menit kemudian crot... crott.. sperma ku meledak di mulut mungil itu.

"Ahh.. ahh.. San... maaf ya... aku udah g tahan si..." aku merasa bersalah.
"Slurp... slurp... gapapa kok... aku kebetulan suka rasanya yang asin dan kental itu hihihi... " balasnya sambil membersihkan sperma-sperma yang tertumpah di sekitar mulutnya menggunakan lidahnya.

"Re... kamu masih sanggup kan? lanjut yuk!" pinta nya.
"Tenang San... itu tadi cuma pemanasan kok. "kantong" ku masih penuh kalo kamu masih pengen ngerasain yang asin-asin dan kental.. hehe..." balas ku memanaskan suasana.

Sandra Dewi kemudian berdiri sambil membuka pakaiannya satu-persatu...

Sandra Dewi yang telah telanjang bulat tanpa sehelai benang pun, kemudian naik dan membuka selangkangannya di depan wajah ku.

"Re... Jilatin meqi ku dong... " desahnya.

Lalu ku julurkan lidah ku ke bibir meqi nya yang ditumbuhi bulu-bulu tipis yang menggoda. Bau wangi keluar dari meqi Sandra Dewi yang mulai berlendir tersebut. Ku main kan lidah ku dengan liar dan tak kenal ampun, ku jilati klitorisnya yang menonjol kemerahan. Klitoris itu berdenyut lembut seolah membalas jilatan ku yang bergelora. Ku angkat tangan ku dan ku raih kedua "bukit" kembar yang menantang tersebut, ku remas "bukit" itu dengan lembut namun penuh nafsu. Ku mainkan kedua puting merah muda yang telah tampak tegang tersebut. Ku goyangkan jari-jari ku sambil terus menjilat meqi nya. Badan Sandra Dewi yang montok itu terasa tegang dan terus mengeluarkan keringat yang makin membuat birahi ku semakin membara. Ku tusukkan lidah ku semakin dalam dan goyang-goyangkan ujung nya di ujung meqi Sandra Dewi yang sempit dan basah berlendir itu...

"Ahh.. ahh... " erang Sandra Dewi nikmat.
"Ehh.. Re.. Ehh... masukin dong... ku dah ga tahan ni... pliss..." pintanya memohon.

Akhirnya ku pindahkan dia tepat di atas "burung" ku lalu ku masukan "burung" itu penuh suka cita. Ku goyangkan pinggul ku pelan-pelan mengikuti irama goyangan Sandra Dewi yang berada di atas ku. Ku rasakan jepitan meqi nya yang rapat itu membuat ku merintih keenakan. Ku dorongkan "burung" lebih dalam lagi... AHHH... Sandra Dewi berteriak keenakan. "Burung" ku yang lagi oversized itu rupanya hampir tidak muat di meqi Sandra Dewi yang sempit itu. Lendir kewanitaan keluar tiada henti dari celah-celah yang tercipta diantara "burung" ku dan meqi nya.

"Re... terus re... ahh... ahh..." erangnya nikmat.
"egh.. egh.. ah... ah... " aku mendorong semakin kencang sambil mendesah.

Ku nikmati setiap detik yang berlalu, ku pasrah kan jiwa ku bersatu dengan goyangan dan desahan yang makin liar dan tak terkendali. Sekali waktu ku biarkan Sandra Dewi mengomando ku, di kali yang lain ku ambil alih komando itu dan ku bimbing ia menuju kenikmatan.

"Ahh...ahh...AAAAAAHHHHH" erangan panjang Sandra Dewi terdengar seiring cairan kewanitaan yang muncrat dan terasa di ujung "burung" ku.
"AHHHHHH..." erang ku lalu CROOT... CRrooot.. croot... keluar juga sperma ku untuk kali kedua namun kali ini keluar di dalam meqi Sandra Dewi...

Sandra Dewi yang kelelahan kemudian merebahkan diri di samping ku. Ku pandangi wajah nya yang terlihat semakin cantik karena telah mencapai puncak kenikmatan.

"ah.. ah... lo hebat ya ternyata Re... ga sia-sia aku datang malam ini" katanya kemudian.
"heh... hehh... lo juga San... gw udah lama jatuh hati sama lo... ga nyangka malam ini akhirnya kesampaian juga..." balas ku.
"hehehe... iya deh, tapi aku ga bisa lama-lama nih... soalnya masih banyak panggilan doa yang harus ku jawab..." ia tersenyum kemudian mengangkat badannya yang terlihat lelah itu sambil mengenakan pakaian nya satu persatu.
"loh? apa g bisa kamu nemenin aku sebentar lagi... aku kan ga tau kapan lagi malam ini bisa terulang... " jawab ku lirih.

Sandra Dewi hanya menjawab dengan senyuman sambil terus melangkah ke ambang jendela.

"San... jangan pergi dong..." kali ini aku memohon.
"Re... denger ya... kalo kamu di kemudian hari merasa teraniaya dan berdoa dengan tulus seperti malam ini... aku janji aku pasti kembali... dan lain kali aku janji bawa temen ku...

...kamu pasti kenal sama teman ku yang satu ini... " balasnya sambil tersenyum, senyuman termanis yang pernah ku lihat seumur hidup ku.

"Tapi... San..." iba ku.

Kemudian sang malaikat Sandra Dewi mengembangkan sayapnya dan terbang keluar dari jendela kamar ku. Tangannya melambai mengucapkan salam perpisahan pada ku.

"SANDRAAA DEWI!!!!!" erang ku putus asa...
"Sandraaaa..."
"Sannd....ra.."
"San..."

BYURRRR!!!

"Bleahh... bleahh..." teriak ku seketika.
Ku buka kedua mata ku dan ku pandangi baju ku yang basah kuyup.
Ku intip di sebelah ranjang ku, sudah berdiri emak ku sambil membawa ember yang sudah kosong.

"SANDRA... SANDRA... mimpi basah lo ya?! Makanya tidur cepet biar ga mimpi yang aneh-aneh..." Emak berteriak
"Sudah sekarang bangun! Cari kerja sono, masak tiap hari cuma internetan mlulu kerjanya!" perintah emak ku sambil meninggalkan kamar ku.

duh.. ternyata cuma mimpi yang ku alami tadi malam... tapi tiba-tiba ku rasakan sebuah benda di tangan ku, ku buka tangan ku dan ku lihat sebuah bulu putih seperti milik malaikat berada di sana.
aku tersenyum dan berkata...

"ah... malam ini aku bakal berdoa lebih khusyuk lagi... hehe..."

End...
______________________________________________________

Bro n sis sampe disini dulu ceritanya, sekali lagi saya nyatakan bahwa cerita ini hanya khayalan dan tidak bermaksud menjelek2an siapa pun... terutama si cantik Sandra Dewi...

Hanya Karena Mirip

Pertama-tama, saya ingin memperkenalkan diri saya. Nama saya adalah Adam S**** (edited) dan saya berumur 20 tahun dan saat ini saya baru saja menyelesaikan kuliah saya di Sydney, Australia dan ketika saya pulang, saya mengalami peristiwa yang tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup. Menurut teman-teman saya, tampang saya mirip dengan perpaduan Chow Yun Fat (bintang film Mandarin) tetapi saya sendiri tidak begitu tahu siapakah dia itu walaupun saya adalah warga keturunan berdomisili dari Bogor karena sejak kecil sampai sekarang, Saya tidak begitu suka menonton film-film Mandarin karena saya lebih menyukai film barat dan film Indonesia (mudah-mudahan tidak aneh ya).

Sewaktu saya berada di Bogor, saya merasa sedikit aneh dengan kota Bogor karena saya terlalu lama di Australia (sedikit informasi, semenjak saya SMA sampai kuliah saya berada di Australia) sehingga saya menjadi agak linglung sewaktu dijemput oleh orang tua saya. Hari esoknya, saya merasakan bosan yang amat sangat sehingga saya dengan menggunakan mobil Land Cruiser saya, saya pergi ke Jakarta seorang diri. Saya tidak tahu mengenai kota Jakarta jadinya dengan menggunakan feeling saya, sampailah saya ke sebuah mall yang disebut Taman Anggrek Mall dan saya langsung naik ke Mall setelah saya selesai memarkirkan mobil saya di pelataran parkirnya.

Lelahnya saya menyetir sendirian membuat saya akhirnya memilih duduk di sebuah cafe kecil setelah beberapa kali bertanya kepada satpam setempat tentunya. Saya memesan Cappucino dan sepiring sphagetty yang menjadi favourite saya semenjak saya bersekolah di Sydney. Ketika saya sedang menikmati kopi, tiba-tiba saya dikelilingi oleh 3 anak ABG yang tiba-tiba langsung duduk di sebelah saya tanpa permisi dulu dan tentunya saya menjadi sangat kaget. Setelah mereka duduk, mereka memperkenalkan diri nama-nama mereka. Mereka adalah Meiling, Stefani dan Rachel (mereka bertiga saya akui cukup cantik dan mereka semua memiliki ciri yang sama seperti berambut panjang, bermata sipit dan mengenakan baju tank-top berwarna muda). Setelah kami berkenalan, mereka langsung mengeluarkan sebuah buku dari tas HELLO KITTY dan saya sangat kaget ketika melihat cover buku itu karena saya melihat sebuah wajah yang mirip persis dengan tampang saya dan di sudut atasnya bertuliskan karakter China yang saya tidak mengerti apa itu artinya.

Mereka menganggap saya sebagai orang asing karena mereka selalu bertanya kepada saya dengan menggunakan bahasa Inggris. Meiling, Stefani dan Rachel meminta saya untuk menandatangani halaman pertama dari buku itu dan saya sempat bangga juga karena saya merasa memiliki fans walaupun saya tahu persis bahwa saya bukan bintang film (jangankan layar lebar, saya saja belum pernah membintangi drama di TV). Tiba-tiba tanpa saya sadari, Stefani langsung mencium pipi saya sedangkan Meiling yang berada di sebelah kiri saya mulai memegang paha saya dengan mesranya yang membuat batang kemaluan saya mendadak menjadi berdiri tegak dan untungnya mereka tidak memperhatikan situasi kejantanan saya saat itu.

Tiba-tiba, Rachel yang berwajah sangat imut itu langsung berkata kepada saya (sebaiknya saya terjemahkan saja biar kalian bisa mengerti).

Audisi Bintang Baru

"TAPI SAYA GAK MUNGKIN PAKAI BAJU INI........ROKNYA TERLALU PENDEK , DAN POTONGAN LEHERNYA TERLALU RENDAH...."

"TIDAK ....KAMU SESUAI PERJANJIAN HARUS MEMAKAI BAJU INI.....INGAT KALO INGKAR DARI PERJANJIAN, KAMU TIDAK AKAN AKU ORBITKAN JADI BINTANG, DAN KAMU HARUS MENGGANTI 90% NILAI KONTRAK..JADI GA USAH BANYAK OMONG..CEPET GANTI BAJU SANA"


nama gadis itu sebut saja alyssa, usianya baru 19 tahun, prestasinya banyak, tinggi, dan kecantikannya merupakan kecantikan khas indonesia. sayang sekali, ia tergiur untuk menjadi bintang terkenal, sperti dinni aminarti , mas ayu anastasia, ririn dwi , diansastro dan lain lain. Alyssa pergi ke jakarta dan berusaha mencari jalan menuju sukses, dan sungguh disayangkan ia menemukan jalan yang salah.
Alyssa harus bersedia ditiduri dulu oleh beberapa orang staf sebuah rumah produksi ternama di indonesia , baru akhirnya ia dipertemukan dengan boss, rumah produksi itu.
kini sebelum namanya akan diekspos oleh rumah produksi itu, alyssa harus bermain di sebuah film pendek , yg katanya adalah "film audisi".......namun dari rumor yg berkembang film ini adalah sebuah film semi porn yg sengaja dibuat untuk koleksi si boss rumah produksi tersebut.hmmmmm..its just a rumor

Alyssa tak punya pilihan lain,sesuai perjanjian ia memang harus menjalani "film audisi" atau harus mengganti semua pengeluaran plus 90% nilai kontrak.....masalahnya alyssa belum tahu apa itu"fim audisi'sampai ia terjebak disini. terlanjur basah maka ya sudah basah sekalian.

perlahan alyssa melangkah menuju ruang ganti. baju yg harus ia pakai nyaris tidak menutupi tubuhnya, bawahannya sangat pendek , sehingga kaki mulus alyssa terlihat jelas dan pantatnya pun cukup terlihat.
sementara atasannya adalah sebuah baju backless dengan tali yg diikatkan dibelakang leher, potongan lehernya sangat rendah, sehingga buah dadanya nyaris tak tertutupi.
jika alyssa membungkuk maka pantat dan buah dadanya akan terlihat jelas.

Fim ini katanya ceritanya adalah kisah cinta. saat alyysa keluar ruang ganti, mata lelaki di ruangan itu terbeliak penuh nafsu. Ada kurang lebih duapuluh orang laki laki di ruangan itu dari mulai tukang lampu sampai sutradara, alyssa adalah satu satunya perempuan di lokasi tersebut.
sutradara memanggil pemain prianya, alyssa mengenalinya sebagai hengky, ia memang salah satu anak emas rumah produksi ini.
ketika sutradara berteriak action, hengky kemudian merangkul alyssa, dia terlihat sudah sangat berpengalaman. Ekspressi hengky terlihat cerah ceria dan merangkul tubuh molek itu semakin erat, alyssa bisa merasakan sesuatu yg keras dibawah menyentuhnya.
Adegan terus berlanjutnya, alyssa dan hengky berciuman beberapa kali, dan terkadang hengky mencium bagian atas dada alyssa.
sang sutradara mengamati adgean demi adegan dengan nafsu tertahan, sebenarnya ia ingin sekali meniduri bintang baru ini , namun produser dan pemilik rumah produksi dengan tegas melarangnya. meski demikian ia terus mencari cara untuk menikmati gadis itu.

"cut!!" sutradara berteriak, " kamu lagi meluk pacar kamu apa adik kamu...." sutradara memarahi hengky.

"sini saya tunjukin caranya..." kata sutradara. ia menghampiri alyssa memeluknya dengan erat, kedua tangannya langsung meremas kedua bulatan pantat alyssa, senyum kemenangan menghiasi wajahnya, alyssa tak berbuat apa apa hanya diam.
kemudian sang sutradara mencium bibir alyssa dengan penuh nafsu sambil meremas buah dada gadis itu.

"gitu caranya, nanti kamu bawa dia ke tempat tidur untuk love scene.....nah ekspressinya harus dapet...ngerti..? biar dapet ekspresi,,..kamu harus rangsang dia dari awal ngerti...?" sutradara memberi arahan pada hengky.

adegan dilanjutkan , kini hengky menciumi alyssa denagn penuh nafsu , bahkan ia menyibak pakaian atas alyssa dan menciumi buah dada gadis itu , tak ada protes dari sutradara.
saat akan masuk adegan love scene , alyssa mengatakan ia malu kalau harus beradegan seperti itu dihadapan banyak orang, ia meminta agar orang yg tidak berkepentingan untuk tidak ada di lokasi.
permintaan alyssa disetujui sutradara, maka ia menyuruh orang lain keluar kecuali kameramen dan tukang lampu , sisa crew yang lain keluar dengan menggerutu.

Adegan kembali berlanjut, alyssa terbaring di tempat tidur dengan tubuh hengky diatasnya. dan mulai menciumi dan meremas buah dada alyssa, ia kemudian mengangkat rok alyssa ke atas , melebarkan kaki gadis itu dan dengan satu tangan membuka celananya sendiri, mengeluarkan penisnya dan menggosok gosokannya di paha dalam alyssa.
Alyssa protes dengan adegan ini, namun dengan tenang hengky mengatakan itu arahan dari sutradara.

Alyssa pun protes pada sutradara, namun sutradara berdalih ini dilakukan agar mendapatkan ekspresi orang yang sedang bercinta dan penuh birahi , dia jg mengatakan pada alyssa bahwa yg akan direkam kamera hanya wajahnya saja, demi mendapat eskpresi birahi.
alyssa sempat menolak adegan ini , namun sutradarakembali mengingatkan akan surat perjanjian dan kontrak kerja , serta akan sia sianya pengorbanan alyssa selama ini.
alyssa tak bisa bicara apa apa lagi, ia hanya kembali berbaring di tempat tidur bersiap melanjutkan adegan tadi.
adegan diulang , hengky menciumi dan meremas buah dada alyssa, mengangkat rok alyssa ke atas dan menggosok gosok penisnya di paha bagian dalam alyssa.
ternyata setelah bebrapa lama, hengky kemudian menurunkan celana dalam alyssa dan langsung mengarahkan penisnya ke bibir vagina alyssa.
alyssa memandang sutradara tanda ia keberatan dengan adegan ini , namun sutradara hanya mengangguk pelan dan tidak mengatakan apa apa.
alyssa berpikir bagaimana mungkin adegan seperti ini bisa lulus sensor, walaupun katanya yg di rekam hanya bagian atas terutama ekspresi ( alyssa baru tahu di kemudian hari apa tujuan shooting film ini )
hengky kini mulai memompa tubuh alyssa, dan gadis itu pun sebenarnya mulai terangsang dan menikmati semua ini, ia menggoyangkan pantatnya seirama dengan pompaan hengky. pakian atas alyssa kemudian dibuka dan hengky mulai menyedoyt nyedot buah dada alyssa.
sutradara memerintahkan dua orang untuk melepas pakaian hengky , hingga kini hengky dan alyssa telanjang bulat di ranjang dan sutradara terus merekam setiap detail adegan percintaan itu.
geraman keras hengky dan semburan di vagina alyssa menandakan pria itu sudah orgasme, dan tak berapa lama giliran alyssa yg orgasme.
sutradara pun menutup adegan itu, dan alyssa kemudian diberi selamat oleh semua orang yg ada disana , bahwa ia telah menyelesaikn adegan dengan baik.

alyssa kemudian pergi ke toilet untuk membersihkan diri , dan ketika kembali ia melihat seorang lelaki muda yang tampan sedang berbicara dengan sutradara, dia adalah produser di rumah produksi ini , namanya resha atau reza kalo tak salah. sang sutradra ternyata sedang memuji muji alyssa dihadapan resha.
produser itupun kemudian menjajikan akan mengorbitkan alyssa menjadi superstar baru indonesia, ia pun memberikan undangan bagi alyssa untuk bertemu dengan beberapa eksekutif rumah produksi ini jam stengah delapan malam.

setengah delapan malam , alyssa tiba di rumah resha, ia disambut sang sutradara dan membawanya ke dalam , ternyata di dalam sudah menunggu ramesh dan punjabb, dua orang pemilik production house ini sedang menikmati minuman.
Mereka semua terlihat senang dan gembira melihat kedatangan alyssa dan menaymbutnya dengan hangat.
mereka pun duduk dan kemudian terlihat serius membicarakan karir alyssa di masa depan.
setelah beberapa lama , resha kemudian meminta alyssa memakai pakaian yg dipakainya saat shooting tadi, dengan alasan untuk lebih meyakinkan ramesh dan punjabb.
alyssa pun stuju dan segera masuk ke ruang ganti , sebelum masuk ke ruang ganti , resha mengingatkan agar tidak memakai apa apa lagi dibalik pakaian itu. tak ada waktu untuk menolak, alyssa setuju saja demi karirnya.

Sesaat stelah alyssa masuk dengan pakaian tadi, seluruh pria diruangan itu berdiri dan bertepuk tangan, mengagumi kecantikan dan kemolekan tubuh alyssa.
namun demikian alyssa merasa rikuh dengan pakaian ini, terutama pada resha yg duduk didepannya, pasti ia bisa melihat jelas, dengan putus asa alyssa melipat kaki dan terus menarik narik rok pendek itu ke bawah , seolah akan bisa menutupi pahanya.

tugas alyssa berikutnya adalah menari dengan pakaian itu.
alyssa pun mencoba menari dengan musik yg dipasang oleh resha, saat alyssa melakukan gerakan memutar, rok pendeknya akan terangkat , menampilkan pantat dan vaginanya yg tak tertutup.
tak berapa lama resha ikut bergabung menari denga alyssa , ia bahkan sempat mencium bibir alyssa, membuatnya merasa malu.
perlahan resha mengajak alyssa ke sofa dan mendudukan gadis itu di pangkuannya.
resha kembali sibuk mencium bibir gadis itu, sementara tangannya beraksi meremas buah dada gadis itu, jari yang lain bermain main di vaginanya.
ketika ramesh, punjabb dan sutradara kemudian pergi meninggalkan ruangan, alyssa merasa lega, dan kemudian iapun membalas ciuman resha dengan lebih panas.
pakaian atas alyssa dilepas oleh resha, kini ia leluasa meremasi buah dada ranum itu, smentara alyssa membalsnya dengan membuka kancing dan sleting celana resha dan mengeluarkan penis yg sudah menegang itu.

tiba tiba alyssa merasa pundaknya di sentuh seseorang, saat menoleh alyssa terkejut dan panik melihat ketiga orang tadi tealh kembali dan semuanya telanjang bulat.
alyssa mencoba bangkit namun resha menahannya, sang sutradara alias jati , kemudian menarik kepala alyssa dan dengan kasar mencoba memasukan penisnya ke mulut gadis itu.
saat penis itu masuk ke mulutnya, alyssa sedikit tersiksa dan tersedak karena panis itu mencapai tenggorknnya.
resha mengingatkan untuk tidak melawan atau ia akan mengalami hal yang lebih menyakitkan.
alyssa menyerah dan mulai mengulum penis jati.

kemudian resha berdiri dan melepaskan sisa pakaian yang masih melekat di alyssa, dan menyuruh gadis itu unutk berbaring di karpet.
resha membuka lebar kaki alyssa dan kemudian mengarahkan penisnya ke vagina gadis itu, dan mulai memompanya.
penis resha terasa sempit di jepitan vagina alyssa.

ramesh tak mau tinggal diam, ia meyuruh alyssa membuka mulutnya dan ia pun memasukan penis besarnya ke mulut mungil gadis cantik itu. dua orang yg lain sibuk bermain main dengan buah dada alyssa, sambil penisnya digenggam oleh tangan alyssa.

setelah beberapa lama , mereka berganti posisi, kini giliran jati yang menindih alyssa, agak sedikit repot karena tubuh jati lumyan gendut.
setelah ramesh , giliran punjabb yang menindih tubuh alyssa dan memompanya dengan kasar.
sementara alyssa sendiri tak dapat berdiam, mulutnya masih mengulum penis resha, dan kedua tangannya sibuk mengocok penis jati dan ramesh. dan dalam periode itu alyssa sudah beberapa kali orgasme.

kemudian resha menyuruh semuanya berhenti sejenak memberi nafas bagi alyssa.
namun sayang , adegan berikutnya malah lebih menyakitkan bagi alyssa, saat penisnya ditembus oleh jati, pantatnya pun tiba tiba berusaha ditembus oleh resha.
hal itu sangat menyakitkan bagi alyssa, ia memohon dan menangis namun tak diindahkan.
pantat alyssa terasa panas seaakan terbakar, dan ia tak mampu bertahan lebih lama lagi , ia menangis dan meronta ronta berusaha mlepaskan diri.

kedua orang itu menahan kuat alyssa, bahkan saat tangisan alyssa makin keras , jati menampar pipi gadis itu mneuruhnya berhenti menangis.
seakan siksaan alyssa belum cukup , ramesh malah menyodorkan penisnya ke mulut alyssa , namun hanya sesaat , ia pun menarik penisnya kembali.
kini posisi alyssa bagai sebuah sandwich, dengan jati di depan dan resha dibelakang.
ramesh berusaha mencari hiburan dengan meremas buah dada alyssa dan menyuruh alyssa untuk mengocok penisnya.

akhirnya jati hampir mencapai orgasme, ia menyuruh alyssa membuka mulut dan ia pun menyemburkan spermanya di mulut gadis itu, tak lama disusul oleh resha yg juga menyemburkan spermanya di mulut alyssa.
masih belum cukup mereka masih menyuruh alyssa mengocok ngocok semua penis pria yg ada disana, dan kemudian menyemburkannya ke seluruh tubuh alyssa, dan wajahnya, sehingga seolah ia bermandikan sperma.

alyssa akhirnya merasa tenang, karena semuanya sudah terpuaskan, ia pun terbarin di karpet dengan menarik nafas panjang.
sayang sekali, ternyata ini bukan akhirnya,,,karena ternyata punjabb mengundang beberapa teman bisnisnya malam itu untuk juga menikmati tubuh bintang baru ini.

melihat ada lagi yang datang, alyssa menangis dan memohon , karena ia sudah tak sanggup lagi menghadapainya, namun tak ada yang peduli.

terpaksa...sangat terpaksa alyssa harus melayani nafsu ketujuh pria itu. sekarang malah terlihat seperti pemerkosaan massal, saat alyssa hanya satu satunya perempuan yg harus menjadi object seksual.
semalam suntuk, mereka berganti posisi dan gaya , menyetubuhi gadis cantik ini.
hingga akhirnya mereka semua terpuaskan, alyssa tak bisa bangun dan hanya terbaring lemah di karpet di kelilingi boss boss dunia hiburan, yang ternyata tak segmerlap kelihatnnya.
alyssa pun jatuh tertidur.


pagi hari , seluruh tubuh alyssa terasa sakit, ia bhakan tak mampu untuk bangun.
orang orang itu ternyata punya rasa iba juga, mereka membawa alyssa ke kamar mandi , memandikannya dan memakaikannya pakaian, lalu menagntar pulang.

alyssa akhirnya sesuai janji diorbitkan menjadi seorang bintang muda "berbakat" , rumah produksi mengeksposnya secara besar besaran agar namanya cepat meroket, berbagai gosip dirancang agar namanya tetap beredar di masyarakt.

tapi di balik layar , alyssa masih harus menjadi budak seks para petinggi rumah produksi itu, meski pun mereka tidak lagi memakai alyssa secara massal , namun alyssa harus selalu menuruti panggilan panggilan mereka swaktu waktu.

alyssa sudah melihat contoh para artis yg menolak "bekerja sama" , mereka tiba tiba didera gosip yg tidak mengenakkan, tidak lagi dilibatkan dalam produksi, dan yang lebih parah, adegan bugil bahkan seksnya bisa saja beredar di kalangan luas terutama di internet.

siapa bilang dunia artis selalu gemerlap.......?!!

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share/Bookmark